Pasuruan (beritajatim.com) – Kepulan asap tebal sempat mengejutkan warga di sekitar Desa Pandean, Kecamatan Rembang, akibat insiden kebakaran yang menimpa salah satu bangunan pondok pesantren. Objek yang terdampak merupakan area hunian santri di lantai dua gedung Pondok Pesantren Dalwa 5 pada Senin (21/1/2026) siang.
Insiden ini memicu kepanikan sesaat karena kobaran api merembet cukup cepat ke sejumlah material di dalam ruangan tersebut. Beruntung, koordinasi cepat antara warga dan petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah kerusakan yang lebih luas di area pesantren.
Warga setempat bernama Fandi menyebutkan bahwa informasi kebakaran pertama kali didengar dari para pekerja yang berada di lingkungan pondok. “Menurut keterangan salah satu pekerja, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik di dalam kamar,” ungkap Fandi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB ini menghanguskan sejumlah perlengkapan santri yang tersimpan di dalam kamar tersebut. Material yang mudah terbakar, seperti kasur busa dan pakaian, membuat api dengan mudah menjalar ke langit-langit bangunan.
Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasuruan langsung mengerahkan unit armada begitu menerima laporan darurat dari pihak terkait. Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merembet ke blok bangunan lainnya.
Setelah api utama berhasil dikendalikan pada pukul 11.30 WIB, petugas melanjutkan prosedur pendinginan untuk menyisir sisa-sisa titik panas. Upaya ini dilakukan guna menjamin keamanan bangunan sebelum nantinya dapat digunakan kembali oleh para santri.
Meski menyebabkan kerusakan pada satu kamar di lantai dua, dipastikan seluruh penghuni pondok berada dalam kondisi aman. “Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini,” tambah Fandi saat menjelaskan situasi terkini.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama munculnya percikan api tersebut. Belum ada pernyataan resmi dari pengurus pesantren mengenai taksiran kerugian materiil yang dialami pascakebakaran. (ada/kun)





