Malang (beritajatim.com) – Hingga Kamis (31/8/2023), anggota Polres Malang bersama relawan terus melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Arjuno. Gunung ini berada di wilayah Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
“Mulai pukul 08.00 WIB hingga 19.30 WIB Rabu malam, kami laksanakan giat penanganan dan pemantauan karhutla di Singosari itu,” ungkap Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, Kamis (31/8/2023).
Menurut Taufik, sejak pukul 08.00-09.00 dibuat rencana pemadaman sambil menunggu personel Brimob. Sekira pukul 13.00 WIB, rombongan Brimob sebanyak 10 personel tiba dan melakukan pengecekan di titik api melalui bukit Lincing.
“Didapati titik api yang di wilayah Singosari sudah padam, namun saat ini sudah berada di Pos 4 pendakian (Lali Jiwo) wilayah pasuruan seluas +/- 120 Ha dan dilakukan olah TKP oleh Petugas gabungan Karhutla di lokasi petak 113,” beber Taufik.
“Sehingga pukul 18.30 wib personel gabungan di Bukit Lincing turun ke bawah dan pada 19.30 WIB, personel gabungan melakukan konsolidasi di Mapolsek Singosari,” sambungnya.
Taufik menyebut pada kegiatan penanganan karhutla di lereng Gunung Arjuno itu, terlibat diantaranya Kapolsek Singosari Kompol Achmad Robial, Wakapolsek Singosari AKP Zaenudin, Kanit Binmas Aiptu Blazius, Bhabinkamtibmas Bripka Basuki.
BACA JUGA:
Polisi Kejar Pemburu Liar Picu Kebakaran di Gunung Arjuno
“Juga Banit Reskrim Aipda Yoyok, Ps. Panit intelkam Aipda Anggi, Danton Brimob Aipda Benu. Ada 9 Anggota Brimob, dan dua personel dari pihak Perhutani,” tegas Taufik.
Pemadaman api terkendala medan yang terjal dan lokasi yang tidak terdapat sumber air. Taufik menambahkan untuk penanganan karhutla di hari ketujuh hari ini, dilakukan pemantauan dari Bukit Kunir. Termasuk menggunakan pesawat tanpa awak atau drone guna memantau penyebaran titik api. [yog/but]






