Madiun (beritajatim.com) – Kebakaran kecil yang terjadi di area loket pendaftaran RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, Sabtu pagi (7/3/2026). Dalam peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena saat kejadian kondisi pelayanan rawat jalan sedang sepi.
Sementara itu, Direktur RSUD Caruban, drg Farid Amirudin mengatakan, kebakaran hanya mengenai sejumlah peralatan di dalam ruangan, sementara bangunan gedung tetap dalam kondisi utuh.
“Yang terbakar hanya beberapa peralatan di dalam, ada sekitar empat unit PC yang terdampak. Bangunannya masih aman,” ujarnya.
Menurutnya, api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan dan cleaning service yang sedang bertugas di rumah sakit. Mereka kemudian berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam yang tersedia.
“Api berhasil dipadamkan oleh petugas security dan cleaning service yang ada di rumah sakit,” katanya.
Pihak rumah sakit sebenarnya telah menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun saat tim damkar tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi padam.
Meski terjadi kebakaran, manajemen memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan normal. Untuk sementara, layanan pendaftaran pasien akan dialihkan ke ruangan lain.
“Nanti mulai Senin pelayanan pendaftaran kita alihkan ke ruang BDR. Yang jelas pelayanan tidak boleh terganggu,” tegas Farid.
Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan tidak menimbulkan antrean atau kemacetan pasien.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di area loket pendaftaran.
“Saat ini masih dicek oleh tim, dugaan sementara karena korsleting listrik,” pungkasnya. (rbr/ian)






