Bangkalan (beritajatim.com) – Akibat meningkatnya kasus Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bangkalan kembali memfungsikan gedung Balai Diklat untuk tempat isolasi terpadu.Sebelumnya, pada akhir tahun 2021, kasus Covid-19 di Bangkalan menurun bahkan kasus aktif mencapai nol.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan, Sudiyo menyebutkan pada awal tahun 2022 ini kasus Covid-19 terus meningkat. Sehingga, pemerintah perlu menyediakan tempat untuk pasien tanpa gejala maupun gejala ringan.
“Penyediaan tempat ini sebegai isolasi terpadu. Sehingga, pasien dapat mendapatkan penanganan dan dipisahkan dari keluarga agar memutus penyebaran virus,” terangnya, Selasa (22/2/2022).
Meski begitu, ia menyebutkan difungsikan kembali balai Diklat ini masih menunggu persetujuan Bupati. Namun, pihaknya telah melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan.
“Termasuk temaga medis dan tenaga pendukung lainnya yang diperlukan sudah kami siapkan,” tambahnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”omicron”]
Ia menyebutkan, banyaknya kasus aktif saat ini mayoritas dari perkantoran dan perjalanan keluar kota. Meski begitu, ia belum dapat menyimpulkan kluster lain dari kasus aktif yang ada.
“Kalau mayoritas dari perkantoran dan perjalanan keluar kota,” ucapnya.
Dikatakan, kasus Covid-19 yang ada di Bangkalan saat ini masih masuk dalam varian delta. Namun, pihaknya juga masih terus mengirimkan beberapa sample ke Surabaya untuk mendeteksi adanya varian lain.
“Sejauh ini kasus aktif masih delta, untuk omicron belum ditemukan,” tandasnya. [sar/but]






