Ngawi (beritajatim.com) – Tingginya penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Ngawi membuat pemkab setempat perlu bersiap. Jumlah kasus aktif di Ngawi sudah mencapai 65 kasus per 10 Februari 2022 pukul 14.56 WIB. Hal tersebut sudah diantisipasi oleh pemkab Ngawi dengan mulai kembali mengaktifkan lokasi isolasi terpusat.
Salah satunya di Puskesmas Geneng di Jalan Raya Maospati Ngawi. Rencananya lokasi isoter itu bakal digunakan untuk penderita Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat. Meski begitu, tak menutup kemungkinan isoter bisa digunakan pasien Covid-19 dengan gejala ringan.

‘’Karena meski gejala Covid-19 ini ada yang ringan, dan pasien bisa menjalani isolasi mandiri. Tapi, ketika isoman itu kan masyarakat sekitar itu kan perlu siap atau tidaknya. Juga pasien ini juga sudah mumpuni untuk mengurus kebutuhannya selama menjalani isolasi mandiri di rumah. untuk itu disiapkan isolasi terpusat di Puskesmas Geneng’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Ngawi Yudhono, Kamis (10/2/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”ngawi”]
Yudhono mengungkapkan mekanisme pengawasan pasien tetap sema dengan tahun-tahun sebelumnya. Bagi yang menjalani isoman akan mendapatkan pengawasan dari puskesmas setempat, dan bagi yang menjalani isolasi di isoter aka nada tenaga medis khusus yang memantau kesehatan mereka.
‘’Initetap kami lakukan untuk mengantisipasi peningkatan kasus. Bagaimanapun, saat ini ada varian omicron yang penyebarannya cepat meski secara fatalitas tidak separah varian delta. Data yang kami dapat dari kota-kota besar menunjukkan kasus memang banyak tapi yang menjalani perawatan di rumah sakit ini cukup sedikit. Tapi, kami tidak lengah begitu saja,’’ kata Yudhono. [fiq/but]






