Surabaya (beritajatim.com) – Barcelona sebenarnya tampil cukup dominan kala bertandang ke markas Granada di laga pekan ke-20 La Liga, Minggu (9/1) dini hari WIB. Namun, petaka justru menghampiri klub besutan Xavi Hernandez di menit akhir yang membuat tuan rumah menyamakan kedudukan.
Duel yang tersaji di Estadio Nuevo Los Carmenes itu, membuat kedua tim puas berbagi angka dengan skor imbang 1-1. Laga berlangsung cukup sulit untuk kedua tim di babak pertama. Barcelona sempat gembira saat Luuk de Jong, mencetak gol, namun gol dianulir usai wasit meninjau ulang VAR.
Striker berkebangsaan Belanda itu akhirnya mencetak gol di menit ke-57. Dalam laga ini, El Barca harus banyak kehilangan banyak pemain utamanya.
Pemain yang baru didatangkan, Ferran Torres masih belum bisa dimainkan. Sementara, Frenkie de Jong dan Pedri juga harus absen. Tapi, Sergino Dest dan Memphis Depay masih dapat diandalkan untuk mengisi susunan pemain.
Barcelona tampil dominan dari sisi penguasaan bola, begitu juga dengan peluang yang berhasil diciptakan. Tapi, tidak ada satupun yang mampu dikonversi menjadi gol pada babak pertama.
Barca cukup gigih untuk membawa pulang tiga poin demi memangkas jarak. Granada sendiri tak ingin malu tampil di hadapan ribuan penonton yang memadati stadion.
Beruntung, Barca memiliki Ter Stegen yang bisa andalan saat menggagalkan peluang dari Darwin Machis di menit ke-26. Hingga jeda turun minum, skor imbang 0-0 masih bertahan.
Saat babak kedua m tidak banyak perubahan terjadi pada kedua tim. Barca yang sedang on fire masih tetap dominan. Barca harus kehilangan pemain penting di menit ke-54 Eric Garcia tidak bisa melanjutkan laga akibat cedera. Dia akhirnya digantikan Lenglet.
Tiga menit usai pergantian, Barcelona mendapat momen bagus. Dani Alves, sang bek veteran, melepas crossing sempurna guna dituntaskan menjadi gol oleh Luuk de Jong. Barca unggul 1-0.
Hendak membalas gol Granada tampil menyerang, sementara Barca mulai lengah. Antonio Puertas nyaris memberi hukuman pada Depay dan kawan kawan pada menit ke-59. Namun, ketangguhan Ter Stegen berhasil mematahkan sundulan Puerta.
Di tengah kebahagian, petaka justru menghadiri klub asal Catalan. Gavi dihadiahi kartu merah pada menit ke-75 sebagai hukuman untuk kartu kuning kedua. Keunggulan jumlah pemain, dimanfaatkan dengan baik oleh Granada.
Granada yang tampil lebih menekan akhirnya mampu menyamakan skor. Puertas mencetak gol di menit ke-89, dengan memanfaatkan bola liar hasil tendangan pojok. Xavi yang semula sumringah, tertunduk lesu di tepi lapangan. Meski ada tambahan waktu selama enam menit, skor imbang 1-1 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. [dan/tur]






