Gresik (beritajatim.com)- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto turun ke bawah (Turba) mendengarkan keluh-kesah warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik, melalui program Jumat curhat. Jenderal polisi bintang dua itu, secara door to door menyapa warga Desa Sukorejo terkait permasalahan kesehatan dan lain-lain.
Sarbiah (57) salah satu warga langsung ngomong ke Irjen Pol Toni Harmanto mengenai kesehatan. Pasalnya, perempuan tersebut belum terdaftar di BPJS. “Mohon kiranya dibantu pak,” ujarnya, sambil tangannya bersalaman,” Jumat (9/6/2023).
Hal yang sama dikemukakan oleh Awiyah (50). Dirinya menginginkan adanya kendaraan angkutan, atau ambulans yang belum tersedia di desanya. Sehingga, bisa membantu warga yang sakit. “Apa boleh minta bantuan Bhabinkamtibmas mobil ambulans,” katanya.
Menanggapi hal ini Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto menyampaikan bahwa dapat menghubungi call center atau bisa menyampaikan ke Bhabinkamtibmas maupun Babinsa untuk membantu menghubungi ambulans.
“Tadi disampaikan BPJS kesulitan, dalam hal kesehatan sarana kendaraan (ambulance) bisa ke rumah sakit. Kita mendengar dan menindaklanjuti diharapkan menjadi solusi. Tentu ada korelasinya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Jumat Curhat ini merupakan program rutin bagaimana kesan masyarakat terhadap Polri. Ada Bhabinkamtibmas ada Babinsa ingin tahu sejauh mana mereka tahu dan mengenal bisa membantu.
BACA JUGA:
Kapolda Jatim Irjen Toni Harmanto Ikuti Majelis Sholawat di Polres Malang
“Alasan saya memilih Desa Sukorejo karena desanya aktif ada omah rembug. Babinsa dan Bhabinkatntibmas juga aktif. Desanya pun tertib aman kondusif,” imbuhnya.
Sementara Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan bahwa penyediaan ambulans bisa melalui Bhabinkamtibmas, dan disampaikan ke kedokteran kesehatan (Dokkes).
“Tadi beberapa warga menyampaikan dan memfasilitasi warga yang belum memiliki BPJS nanti akan didaftarkan difasilitasi. Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di desa sudah sangat diapresiasi masyarakat. Jika butuh ambulans Polres Gresik tinggal koordinasi dengan Bhabinkantibmas,” tandasnya. [dny/suf]






