Jember (beritajatim.com) – Kapasitas Kereta Api Pandanwangi relasi Jember – Ketapang pergi dan pulang berkurang 192 penumpang, dan tersisa 120 persen dari total tempat duduk yang tersedia mulai 1 Agustus 2023.
KA Pandanwangi membawa enam kereta kelas ekonomi dan satu kereta pembangkit. Kapasitas angkut maksimal sekali jalan bisa mencapai 954 penumpang. Namun sejak 1 Agustus 2023 disesuaikan menjadi 762 penumpang. “Kamu berharap penyesuaian kapasitas KA Pandanwangi ini dapat membuat penumpang merasa nyaman selama perjalanan,” kata Pelaksana Harian Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Anwar Yuli Prastyo, dalam siaran persnya, Senin (31/7/2023).
BACA JUGA
Musim Liburan, Pengguna Kereta Api Serbu Tiket Kereta di Daop 9 Jember
Pandanwangi adalah KA ekonomi lokal bersubsidi dengan load factor atau daya angkut 150 persen dari total tempat duduk. KA Pandanwangi yang memiliki dua jadwal keberangkatan dari Stasiun Jember yakni pukul 05.30 WIB dan 14.30 WIB. Jadwal berangkat dari Stasiun ketapang pukul 10.00 WIB dan 18.40 WIB.
Harga tiket Pandanwangi terjangkau yaitu sebesar Rp 8.000. Pemesanan tiket KA Pandanwangi sendiri bisa dilakukan melalui aplikasi Access by KAI hingga H-7 sebelum keberangkatan. Sedangkan pembelian langsung di loket stasiun hanya melayani H-3 jam sebelum keberangkatan.
BACA JUGA
KAI Daop 8 Surabaya Sediakan Area Baca untuk Pemudik
Anwar mengimbau bagi para pelanggan KA Pandanwangi untuk merencanakan perjalanan jauh hari agar tidak kehabisan tiket. “Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan kereta api Pandanwangi, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di (021)-121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121,” katanya. [wir]






