Banyuwangi (beritajatim.com) – Kapal Cepat Banyuwangi–Denpasar mencatat 1.091 penumpang sejak resmi diluncurkan pada Rabu (23/7/2025). Layanan ini menjadi era baru transportasi laut yang lebih cepat dan praktis bagi mobilitas masyarakat dan wisatawan.
Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Luhur Priyadi, mengatakan keberadaan kapal cepat ini menjadi pilihan bagi masyarakat yang menginginkan perjalanan nyaman, aman, dan cepat. “Antusias masyarakat cukup tinggi, hari ini saja ada 70 orang yang akan berangkat,” ujarnya.
Kapal Cepat Express Bahari 1F berkapasitas 400 kursi dengan waktu tempuh tiga jam dari Pelabuhan Rakyat Marina Boom Banyuwangi menuju Pelabuhan Serangan Denpasar. Menurut Luhur, fasilitas di pelabuhan juga disiapkan untuk mendukung wisata, termasuk area makan, jetski, dan banana boat.
Pelaksana Tugas Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Marina Boom Banyuwangi, Hari Yulianto, menyebut rata-rata penumpang kapal cepat mencapai 70 orang per hari, dengan tren peningkatan sejak peluncuran. Namun, layanan sempat berhenti beroperasi pada 1–10 Agustus 2025 akibat cuaca buruk demi keamanan dan keselamatan.
“Ada kurang lebih 150 penumpang saat itu gagal berlayar. Alhamdulillah sudah dua hari ini Kapal Cepat beroperasi kembali,” jelas Hari.
Berdasarkan rekap data, pada Juli 2025 total penumpang mencapai 741 orang, sedangkan Agustus hingga saat ini sudah 350 orang. “Ini sudah bagus karena kita sempat off dan sekarang beroperasi kembali. Mudah-mudahan ini sebagai tonggak awal untuk kemajuan Jatim dan Banyuwangi, dan kita sinergikan dengan pelaku wisata,” tambahnya. [alr/beq]






