Jombang (beritajatim.com) – Kandang berbahan bambu yang ada di Dusun Pasinan Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang terbakar, Jumat (10/11/2023). Akibatnya, ribuan bebek petelur yang ada di kandang tersebut mati terpanggang.
Akibat kejadian tersebut pemilik kandang bernama Sumarto mengalami kerugian sekitar Rp 400 juta. Itu karena kandang berukuran 8×60 meter beserta isinya ludes tak tersisa. Dugaan sementara terbakarnnya kandang tersebut disebabkan oleh korsleting listrik pada mesin freezer.
Komandan PMK (Petugas Pemadam Kebakaran) Jombang Syamsul Bahri menjelaskan, api berkobar sekitar dua jam. Si jago merah cepat berkobar karena kuatnya hembusan angin dan banyaknya material kayu di lokasi. Sehingga api cepat merembet.
Syamsul menjelaskan, kebakaran ini diketahui sekitar pukul 09.20 WIB. Yakni ketika terjadi korsleting listrik pada mesin freezer. Hal tersebut menimbulkan percikan api. Tentu saja, api semakin tidak terkendali dan kobaran api merembet dengan cepat ke dasar lantai yang terbuat dari bambu.
BACA JUGA: Kebakaran Gunung Anjasmoro di Jombang Capai 300 Hektar
Karyawan yang ada di lokasi panik. Mereka berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Tapi kuatnya hembusan angin membuat api tidak kunjung padam. Mereka pun melaporkan kebakaran ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Pos Damkar Kabupaten Jombang.
PMK menerjunkan dua unit truk pemadam dan truk penyuplai air beserta peralatannya. “Sekitar pukul 11.30 WIB penanganan kebakaran sudah selesai 100 persen. Keruguan kurang lebih Rp 400 juta,” pungkas Syamsul. [suf]






