Malang (beritajatim.com) – Borneo FC kalah 1-0 atas Arema FC dalam leg pertama Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Kamis, (14/7/2022) malam. Borneo FC wajib menang di leg kedua jika ingin meraih juara turnamen pra musim ini.
“Kita tertinggal 1-0 di babak pertama. Dan babak kedua kita mencoba untuk menyamakan kedudukan,” kata pelatih Borneo FC, Milomir Seslija.
Milo mengatakan, bahwa sebiji gol yang diciptakan Arema terjadi karena kesalahan pemain belakang mereka yang gagal mengantisipasi serangan lawan. Tetapi begitulah sepak bola tim yang mampu memanfaatkan peluang dengan baik bakal keluar sebagai pemenang.
“Gol Arema FC itu memanfaatkan kesalahan individual pemain kita. Tapi sepakbola harus tim yang mampu memanfaatkan kesempatan itulah yang mampu memenangkan pertandingan,” ujar Milo.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-fc”]
Di sisi lain, Milo menyidir strategi parkir bus yang diterapkan Arema FC. Dia menilai Arema pasca unggul langsung menerapkan pola permainan grendel. Hal itu dianggap menyulitkan Pesut Etam dalam menyamakan kedudukan atau justru membalikan keadaan.
“Sepanjang pertandingan, menurut saya Arema bermain bertahan. Saya tidak bisa membayangkan kenapa Arema bermain seperti itu dihadapan 40 ribu penonton. Arema bermain parkir bus,” tandas Milo. [luc/but]






