Surabaya (beritajatim.com) – Olahraga memang bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat, fit, dan tampak tetap muda. Hal ini bukan hanya berlaku bagi mereka yang masih berusia muda.
Namun, bagi mereka yang sudah berusia lanjut pun masih bisa mendapatkan manfaat sari olahraga. Meski begitu, tetap tidak semua olahraga bisa dilakukan oleh para lansia.
Beberapa olahraga ini bisa dilakukan secara rutin dan bisa memberikan manfaat untuk mencegah penuaan pada para lansia.
High intensity interval training (HIIT)
HIIT merupakan kependekan dari “pelatihan interval intensitas tinggi”, jenis olahraga ini telah mendapatkan popularitas yang serius dalam beberapa tahun terakhir. Studi yang diterbitkan dalam metabolisme sel melaporkan HIIT dapat secara signifikan membalikkan proses penuaan seluler dan otot pada individu yang lebih tua.
Seiring bertambahnya usia, mitokondria sel kita secara bertahap akan kehilangan kemampuan untuk menghasilkan energi. Namun, HIIT menunjukkan hasil membuat lebih banyak protein yang pada dasarnya untuk “menghentikan” proses penuaan pada tingkat sel.
Latihan aerobik
Sangat umum bagi orang dewasa yang lebih tua mengalami kesulitan mengingat secara detail. Bahkan yang muda juga bisa mengalaminya, atau Andatelah menyadari bahwa Anda menjadi sedikit lebih pelupa akhir-akhir ini.
Adapun sebuah penelitian menemukan, hanya enam bulan latihan aerobik dapat membantu membalikkan efek penuaan pada otak. Lebih dari 200 orang dewasa yang lebih tua dengan usia rata-rata 66 tahun telah direkrut untuk penelitian ini dan menyelesaikan serangkaian tes kognisi dan memori untuk memulai.
Kemudian, setelah mengikuti program latihan aerobik selama enam bulan (3 sesi per minggu), peserta melakukan tes kognitif lagi. Secara keseluruhan, orang dewasa yang lebih tua tampil jauh lebih baik setelah program aerobik. Lebih khusus lagi, skor kemampuan untuk mengingat informasi meningkat sebesar 2,4% dan fleksibilitas mental meningkat sebesar 5,7%.
Menari
Siapa bilang olahraga harus jadi hambatan? Jika Anda tidak bisa melakukan variasi latihan tradisional, pertimbangkan untuk mempelajari beberapa gerakan dansa. Penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Human Neuroscience bahkan menunjukkan bahwa menari mungkin lebih efektif untuk memutar balik waktu daripada bentuk latihan lainnya.
Secara keseluruhan, penelitian membuat kasus yang kuat bahwa menari dapat memperlambat dua keluhan umum yang terkait dengan usia tua, yaitu penurunan kognitif dan keseimbangan tubuh yang buruk
Bersepeda
Ada banyak alasan saat ini, masyarakat mulai meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar lebih kuat dan lebih muda. Salah satu penelitian memeriksa dan membandingkan sekelompok pengendara sepeda biasa (usia 55-79) dengan kelompok lain yang berusia sama akan tetapi mereka menjalani gaya hidup yang sebagian besar tidak aktif. [ptr/tur]






