Surabaya (beritajatim.com) – Iwan Setiawan, sosok pelatih legendaris Indonesia sekaligus mantan juru taktik Persebaya Surabaya, berpulang pada hari ini, Kamis (3/9).
Berpulangnya sang pelatih ke haribaan Tuhan Yang Maha Esa (YME) membawa duka cita mendalam bagi dunia sepak bola tanah air.
Bagi Persebaya, Iwan Setiawan merupakan salah satu figur penting yang memiliki peran besar dalam perjalanan klub berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Ia dikenang sebagai aktor yang turut andil dalam meletakkan fondasi Persebaya saat kembali berkompetisi di kancah sepak bola nasional.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Kamis (3/9/2026), Persebaya mengenang Iwan sebagai pelatih perdana ketika tim kembali tampil di Liga 2 musim 2017.
Dalam kiprahnya kala itu, Iwan juga menjadi bagian penting dari keberhasilan Persebaya dalam merengkuh gelar juara Liga 2 pada akhir musim 2017.
“Keluarga besar Persebaya mengucapkan duka cita mendalam atas berpulangnya Coach Iwan Setiawan. Almarhum adalah pelatih perdana Persebaya saat kembali ke kancah sepak bola tanah air pada Liga 2 musim 2017,” tulis akun resmi klub @officialpersebaya.
Catatan cemerlang almarhum turut disampaikan oleh mantan pemain Persebaya sekaligus figur pelatih sepak bola tanah air, Aji Santoso.
Bagi Aji Santoso, Iwan adalah sosok pelatih yang sangat telaten dan tegas dalam membina setiap pemain di dalam skuad kepelatihan.
Selain itu, Iwan juga menjadi salah satu mentor terbaik bagi Aji pada awal-awal meniti kariernya sebagai pelatih profesional.
“Coach Iwan Setiawan ini mentor saya pertama kali setelah saya selesai jadi pemain bola dan menjadi pelatih pertama kali. Saya mendatangi Coach Iwan ingin menjadi asistennya. Saya masih ingat (dulu) beliau lagi pegang timnas U-17untuk main di Laos,” ujar Aji Santoso pada Kamis (3/9/2026).
Dari awal perjalanan tersebut, Aji mengaku banyak belajar ilmu kepelatihan langsung dari Coach Iwan. Menurutnya kenangan berkesan tersebut sulit untuk ia lupakan.
”Ini kenangan yang menurut saya tidak terlupakan, setiap saya ketemu, selalu menyampaikan bahwa Coach Iwan adalah mentor saya,” tambahnya.
Atas semua kenangan yang pernah dilalui bersama, Aji merasa sangat kehilangan dan mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
”Mudah-mudahan beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, yang jelas saya merasa kehilangan,” pungkas Aji.
Di kancah sepak bola nasional, rekam jejak Iwan Setiawan mencakup posisi pelatih Timnas Indonesia U-17 (2004–2005) serta Timnas Indonesia U-23.
Di kancah persepakbolaan klub Indonesia, ia tercatat pernah melatih lebih dari belasan tim, mulai dari Persija Jakarta junior (1997–1999) hingga senior (2000–2001).
Berbagai klub ternama juga pernah ia selami, mulai dari Pusamania Borneo FC, PSMS Medan, Persela Lamongan, Persebaya Surabaya (2017), Serpong City FC, Persibo Bojonegoro, Persema Malang, hingga Sriwijaya FC pada musim 2025–2026. (rma/but)






