Turin (beritajatim.com) – Tidak butuh waktu lama bagi Juventus untuk menemukan pengganti Igor Tudor yang dipecat Senin (27/10/2025). Dua hari berselang, Bianconeri menunjuk Luciano Spalletti sebagai pengganti pelatih asal Kroasia itu.
Pelatih 66 tahun itu memang menganggur sejak Juni lalu sejak dipecat dari timnas Italia. Kekalahan 0-3 dari Norwegia menjadi pemicunya.
“Juve tim hebat dengan sejarah hebat. Semua (pelatih, Red) pasti ingin melatih Juve,” papar Spalletti dikutip The Athletic.
Tetapi, Spalletti ternyata tidak menjadi pelatih permanen. Melainkan pelatih karteker hingga akhir musim ini.
Misinya sudah jelas; membawa Juve finis empat besar untuk tiket Liga Champions musim depan. Jika itu terwujud, maka kontrak permanen akan diterima mantan allenatore AS Roma, Inter Milan, dan SSC Napoli tersebut.
Target yang cukup berat. Sebab, Juve saat ini ada di posisi 8 dengan 12 poin. Mereka nirmenang di 8 laga terakhir. 5 di antaranya terjadi di Serie A.
Tetapi, Juve bukannya asal tunjuk untuk Spalletti. Sebab, dia terkenal dengan kepiawaiannya mempersembahkan finis di empat besar sekembalinya dari melatih Zenit St Petersburg pada 2014.
Itu terbukti ketika melatih Napoli (2021-2023) dia finis di posisi 3 dan 1. Ketika bersama Inter (2017-2019) Spalletti juga sukses finis empat besar dua musim beruntun. Hal serupa juga terjadi ketika melatih ASR (2015-2017) dengan finis di posisi 3 dan 2.
Perjuangan Spalletti membangkitkan Juve dimulai saat melawan US Cremonese Minggu (2/11/2025). Untuk laga kontra Udinese Kamis dini hari (30/10/2025) Juve masih didampingi pelatih interim Massimo Brambilla. (dio)






