Sumenep (beritajatim.com) – Jumlah pemudik ke wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep mulai mengalami lonjakan signifikan, baik dari Pelabuhan Kalianget maupun dari Pelabuhan Jangkar Situbondo.
Kepala Cabang PT Dharma Dwipa Utama (DDU) Kalianget, Maman Surahman menjelaskan, kenaikan jumlah penumpang ke wilayah kepulauan Sumenep seperti Pulau Sepudi dan Raas, mulai terasa sejak beberapa hari terakhir.
“Kenaikannya mencapai 60 persen dibanding hari-hari biasa. Terutama penumpang dari Pelabuhan Jangkar. Mereka sebagian besar dari Bali. Warga Sumenep yang merantau ke Bali, kemudian akan pulang kampung menjelang lebaran,” katanya, Kamis (27/03/2035).
PT DDU merupakan salah satu operator pelayaran kapal dari Pelabuhan Kalianget ke Pulau Sepudi dan Raas, juga dari Pelabuhan Jangkar Situbondo ke Pulau Raas.
“Karena membludaknya jumlah penumpang, hampir setiap operator kapal menambah jumlah trip. Yang biasanya satu minggu satu kali, sekarang ditambah menjadi dua kali,” terangnya.
Melonjaknya jumlah penumpang kapal ke kepulauan juga disebabkan adanya program mudik gratis Pemkab Sumenep.
“Karena ada program kapal mudik gratis dari Pemkab, jumlah penumpang semakin melonjak. Bahkan untuk rute Jangkar – Pulau Raas, kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) III yang sandar di Kalianget, sempat diperbantukan ke Jangkar Situbondo,” paparnya.
Para pemudik dari Pelabuhan Jangkar Situbondo ke Pulau Raas Sumenep juga didominasi para santri dari beberapa Pondok Pesantren besar di Situbondo. Mereka bersama-sama mudik ke kepulauan menggunakan kapal gratis,” ujarnya. (tem/ted)






