Surabaya (beritajatim.com) – Jumlah pemilih di Surabaya berkurang 5 ribu pemilih. Hingga saat ini, jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Pembaharuan (DPB) mencapai 2.057.782 pemilih.
“Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi terakhir, jumlah DPB di Surabaya mencapai 2.057.782 pemilih, berkurang sekitar 5.302 pemilih dari DPT (Daftar Pemilih Tetap) di Pilkada 2020 lalu,” kata Komisioner KPU Surabaya, Naafilah Astri Swarist, Kamis (11/8/2022).
Dari jumlah tersebut, jumlah pemilih perempuan mencapai 1.059.115 pemilih, dan sisanya perempuan. “DPB ini prinsipnya data yang dimutakhirkan. Dalam proses pemutakhiran melibatkan peran/masukan/tanggapan masyarakat maupun instansi,” katanya.
Naafilah melanjutkan, berkurangnya jumlah pemilih tersebut mayoritas karena meninggal. Rinciannya, sebanyak 2.821 adalah laki-laki dan 2.480 merupakan perempuan.
“Sedangkan 1 pemilih dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) karena pindah keluar,” perempuan yang membawahi Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi ini.
Selain pengurangan, KPU Surabaya juga mencatat pemilih baru yang mencapai 21 orang. Rinciannya, 3 pemilih baru, 17 pemilih alih status, dan 1 pemilih pindah status.Di rekapitulasi DPB, pemilih tersebar di 7.424 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Itu merupakan data di 154 kelurahan se-Surabaya hingga Juli,” katanya.
Proses pemutakhiran data ini dilakukan terhadap DPT terakhir. “Di Surabaya, kami gunakan DPT Pemilihan (Pilkada) 2020,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemilu-2024″]
Proses DPB akan terus dilakukan sejak April 2021 hingga Agustus 2022. Dalam proses ini, KPU melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), hingga masukan masyarakat.
Hingga Juni, KPU lantas mendapat data hasil pemadanan antara DPB semester 1 tahun 2021 dan Data Kependudukan dari Kementrian Dalam Negeri. “Hingga akhirnya, ada bagian dari DPT 2020 yang di TMS-kan karena berbagai hal,” katanya.
Proses perbaikan akan terus dilakukan secara berkala hingga nantinya pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang. KPU Surabaya juga menyiapkan help desk di Chat WhatsApp 082233400614 bagi warga yang akan lapor terkait DPB. [asg/but]






