Ponorogo (beritajatim.com) – Job Fair Ponorogo 2024 resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi, di Ponorogo City Center (PCC).
Job Fair ini berlangsung selama 2 hari, yakni mulai tanggal 20 hingga 21 September 2024. Dalam Job Fair itu, menyediakan 2.790 lowongan kerja dari 40 perusahaan yang berpartisipasi.
Job Fair ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemnaker dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Tujuannya adalah mempertemukan pencari kerja (supply) dengan perusahaan (demand) secara langsung tanpa perantara, baik secara offline maupun online.
Dalam kesempatan itu, Anwar Sanusi menyampaikan bahwa Job Fair ini bertujuan untuk membantu pencari kerja menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat, kemampuan, dan kompetensi mereka. Di sisi lain, perusahaan dapat menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Job Fair ini diadakan untuk menjembatani perusahaan dan tenaga kerja, sehingga kedua belah pihak dapat saling menemukan kecocokan. Dengan demikian, diharapkan dapat menurunkan tingkat pengangguran terbuka,” kata Anwar, Jumat (20/09/2024).
Anwar menjelaskan bahwa selama ini, masih terjadi ketidaksesuaian antara kriteria tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan, dengan ketersediaan tenaga kerja di lapangan. Oleh karena itu, kegiatan seperti Job Fair ini sangat penting untuk mengurangi kesenjangan tersebut.
“Dengan Job Fair ini, bisa menguntungkan kedua belah pihak, baik pencari kerja maupun perusahaan,” katanya.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, turut mengapresiasi penyelenggaraan Job Fair yang diadakan Kemnaker bersama Pemkab Ponorogo. Menurutnya, kegiatan ini sangat efektif untuk menekan angka pengangguran di wilayah Ponorogo. Dengan kolaborasi ini, diharapkan bisa menurunkan angka pengangguran di bumi reog. Selain itu, Job Fair ini juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak
“Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu menurunkan angka pengangguran di Ponorogo,” kata Sugiri.
Selain upaya menyalurkan tenaga kerja asal bumi reog ke perusahaan-perusahaan lewat Job Fair, Pemkab Ponorogo juga telah mempersiapkan wirausaha untuk mendukung ekosistem wisata di wilayah bumi wengker tersebut. Dengan begitu, juga bisa menurunkan angka pengangguran.
“Kita juga coba untuk menciptakan pengusaha-pengusaha untuk mendukung ekosistem wisata di Ponorogo,” katanya.
Sementara itu, salah satu peserta Job Fair, Afifah Fitri, seorang fresh graduate dari jurusan pendidikan, menyambut baik acara ini. Ia mengetahui informasi mengenai Job Fair dari media sosial dan merasa antusias untuk melamar pekerjaan. Ia mengaku melamar di bagian keuangan dan pendidikan.
“Saya sudah melamar di bagian keuangan dan pendidikan. Semoga ada kesempatan untuk diterima,” tutup Afifah. (Adv/End/ted)






