Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPNaker) Kota Mojokerto memberikan waktu maksimal tiga bulan bagi perusahaan untuk melaporkan hasil rekrutmen. Tenggat waktu terkait Job Fair 2023 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto.
Plt Kepala DPMPTSP Naker Kota Mojokerto, Moch Zaini mengatakan, pelaporan hasil rekrutmen di antaranya meliputi penempatan, jenis perjanjian kerja termasuk persentase pencari kerja yang diterima di perusahaan. “Pelaporan hasil rekrutmen Job Fair kemarin batas waktunya tiga bulan,” ungkapnya, Senin (10/7/2023).
Ada sebanyak 30 perusahaan yang mengikuti Job Fair 2023 pada, Rabu (28/6/2023) lalu. Zaini menjelaskan, konsolidasi terus dilakukan ke perusahaan-perusahaan peserta Job Fair sebagai bentuk pengawasan. Pihaknya tidak mengintervensi lantaran proses rekrutmen itu sepenuhnya wewenang dari masing-masing perusahaan.
“Karena memang butuh proses dan jadi kita pastikan mereka laporan. Konsolidasi kami ada, hari ini ada personalia dari PT Vinilon Jaya Sakti (Kemlagi) menyampaikan progres rekrutmen yang masih seleksi dan mereka menyampaikan terima kasih sudah dilibatkan, difasilitasi dengan pencari kerja,” katanya.
Hasil konsolidasi tersebut diharapkan pencari kerja yang mayoritas Fresh Graduate dapat diserap optimal di perusahaan tersebut. Pihaknya memahami perusahaan membutuhkan waktu untuk proses panjang tahapan rekrutmen, mulai dari seleksi berkas, pemanggilan, tes tulis, wawancara hingga pengumuman diterima bekerja.
BACA JUGA:
Eksekutor Pembunuhan Mayat dalam Karung Mojokerto Dituntut 7 Tahun 6 Bulan
“Mereka (Perusahaan) datang kami juga datang menanyakan dan harapannya adik-adik yang daftar kemarin itu bisa direkrut se-optimal mungkin. Jangan sampai ada lowongan kosong. Kalau tenaga kerja berapa yang terserap kita masih belum dapat memastikannya, kalau laporan rekrutmen dari perusahaan itu saya pastikan mereka akan lapor maksimal tiga bulan itu,” ucapnya.
Laporan hasil rekrutmen dari perusahaan mutlak diperlukan sebagai evaluasi terkait Feedback dan efektivitas penyelenggaraan Job Fair di Kota Mojokerto. Setidaknya, ada 900 lowongan kerja dari 30 perusahaan di antaranya dari Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Malang, Gresik, Jombang, Semarang dan Jakarta.
“Perusahaan proses seleksi berkas karena proses panjang kita beri waktu untuk melaporkan penempatannya. Kenapa kami buat seperti itu kita bisa mengetahui Feedback-nya sejauh mana dampak Job Fair ini bagi pencari kerja, termasuk dari perusahaan untuk evaluasi penyelenggaraan di tahun depan,” pungkasnya. [tin/but]
![Job Fair 2023, Pemkot Mojokerto Minta Perusahaan Laporkan Hasil Rekrutmen Job Fair 2023 yang digelar Pemkot Mojokerto di MPP Kota Mojokerto pada, Rabu (28/6/2023) lalu. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/07/1-30.jpg)





