Surabaya (beritajatim.com) – Organisasi JETRAS mengadakan aksi solidaritas dengan menggalang dana untuk membantu korban bencana banjir lahar dingin di Kabupaten Lumajang.
Jeffry Tagore, Pimpinan JETRAS Movement, mengungkapkan bahwa dana yang terkumpul digunakan untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan oleh para korban di posko pengungsian di Dusun Kedung Wringin, Desa Nguter, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.
“Kami baru saja mengirim bantuan kepada korban banjir lahar dingin di salah satu posko yang ramai, berupa 100 sajadah, 40 sarung, 45 jarik, 100 handuk mandi, dan 25 dus Mie,” ujar Jeffry pada Kamis (13/7/2023).
Jeffry menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk solidaritas dari sejumlah organisasi yang tergabung dalam JETRAS. Ia juga menyampaikan bahwa JETRAS tidak hanya fokus pada bidang olahraga, tetapi juga dalam kegiatan sosial.
BACA JUGA:
Dihantam Banjir Lahar Dingin Semeru, Jembatan Gantung Kali Regoyo Lumajang Putus
“Di sini kami sepenuhnya beraksi untuk tujuan sosial. Ini adalah wujud kepedulian teman-teman JETRAS yang merasakan penderitaan para korban. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan memberikan semangat bagi mereka untuk bangkit kembali,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan duka cita yang mendalam atas kejadian tersebut, terutama bagi korban yang meninggal dunia. Ia mendoakan agar roh mereka ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Seperti yang dilaporkan sebelumnya, banjir lahar dingin melanda Kabupaten Lumajang pada Jumat, 7 Juli 2023. Dampak dari kejadian ini menyebabkan tiga jembatan putus dan berdampak pada pemukiman warga. [tok/beq]






