Bondowoso (beritajatim.com) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Bondowoso tidak hanya melayani administrasi kependudukan (Adminduk) di kantor setempat.
Selain itu, Dispendukcapil Kabupaten Bondowoso juga jemput bola ke wilayah pelosok dan tempat dimana pemohon tidak memungkinkan datang ke kantor Dispendukcapil.
Sekretaris Dispendukcapil Kabupaten Bondowoso, Rifqy Hariyadi menjelaskan, program Adminduk keliling ini tetap dijalankan di tahun ini.
“Pelayanan perekaman itu ada yang stay di kantor dan ada juga yang dititik yang didatangi,” kata Rifqy kepada BeritaJatim.com, Selasa (23/7/2024).
Titik yang dituju berdasarkan permintaan atau hasil koordinasi dengan pemerintah desa.
“Perekaman KTP baik itu untuk menyasar yang baru, wajib KTP tapi belum perekaman, disabilitas, lansia atau yang tidak bisa datang ke lokasi perekaman,” bebernya.
Pelayanan Adminduk keliling itu tidak harus di jam kerja kantoran antara pagi sampai siang, melainkan sesuai waktu kesepakatan.
“Misalnya pada malam hari pun kita datang. Sebab kadang kalau orang desa itu pagi sampai sorenya kerja di sawah atau ladang,” tutur Rifqy.
Setiap titik, permohonan Adminduk keliling bisa mencapai 50 berkas. Sedangkan di kantor Dispendukcapil rata-rata 100 pemohon saban hari.
“Di Adminduk keliling bisa separo dari rata-rata permohonan di kantor Dispendukcapil,” sebutnya.
Mengenai apakah Adminduk keliling mengganggu pelayanan di kantor, ia menepisnya.
“Tidak mengganggu. Sebab ada pecah SDM. Memang ada petugas khusus yang bisa melakukan perekaman untuk Adminduk keliling itu,” katanya. (awi/ian)






