Jember (beritajatim.com) – Kontingen Kabupaten Jember tak akan diperkuat Fauziah, petenis peraih medali emas, dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VIII di Sidoarjo, September 2023 mendatang. Sebagian petenis kini bermain di Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi Jatim II di Jember.
“Training center (pemusatan latihan) tenis berjalan di dua klub, Hartex dan Andis. Kami titipkan atlet di situ, kami support. Kedua, kami kumpulkan atlet beberapa hari dan sekarang sudah TC,” kata Ketua Persatuan Lawn Tennis Indonesia Kabupaten Jember Soetriono, ditulis Rabu (26/7/2023).
Jember akan mengirimkan lima atlet pria dan lima atlet perempuan ke Porprov VIII. Lima atlet di antaranya digembleng di Pomprov di Jember. Selain itu, 10 atlet tersebut akan dipertandingkan terus dengan lima orang atlet lapis kedua. Mereka bisa saja tergeser. “Tapi kelihatannya pemain lapis kedua ini belum mumpuni untuk bisa masuk lapis satu,” kata Soetriono.
Pelti Jember juga mengirimkan atlet untuk beruji coba ke daerah lain. “Kemarin kami kirim ke Kediri dan Jogjakarta. TC biasa bersama-sama nanti ke Bali,” kata Soetriono.
Soetriono berharap para atlet bisa mempertahankan medali emas beregu putri sebagaimana diraih dalam Porprov VII di Jember tahun lalu. “Cuma kami kehilangan Fauziah. Usianya sudah 24 tahun, memenuhi batas minimal syarat usia 23 tahun,” katanya.
Soetriono masih berhitung kekuatan lawan. Kekuatan tim tenis Jember juga relatif tidak berubah. Dari sepuluh atlet yang akan dikirim, delapan orang bertanding dalam Porprov VII tahun lalu. “Atlet kami rata-rata berusia 17-18 tahun,” katanya. [wir]






