Jember (beritajatim.com) – Kabupaten Jember, juara bertahan sepak bola putra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VII 2022 terpuruk menjadi juara kunci Grup D tahun ini. Mereka terbebani dengan target juara bertahan.
Jember mengawali Pekan Olahraga Provinsi Jatim VIII di Stadion Merdeka, Kabupaten Jombang, Minggu (3/9/2023), dengan kekalahan 2-4 dari Kabupaten Trenggalek. Dua gol Jember dicetak pemain depan Junior Putra Bima pada menit 5 dan Bagas Prasetyo pada menit 20.
Kalah di pertandingan pertama, Jember bangkit di pertandingan kedua dengan mengalahkan Lamongan 2-0, di Stadion Merdeka, Selasa (5/9/2023). Dua gol Jember dicetak Muhammad Samsul Arifin pada menit 58 dan sang kapten Bagas Prasetyo pada menit 60.
Peluang Jember untuk lolos sebenarnya terbuka lebar karena mengantongi tiga angka dengan selisih gol 4-4. Sementara itu Trenggalek mengantongi empat angka dengan selisih gol 5-3 (4-2 lawan Jember dan 1-1 lawan Tulungagung), Lamongan mengantongi tiga angka dengan selisih 1-2 (1-0 lawan Tulungagung dan 0-2 lawan Jember), dan Tulungagung mengemas satu angka dengan selisih 1-2 (0-1 lawan Lamongan dan 1-1 lawan Trenggalek).
Pertandingan terakhir menghadapi Tulungagung, Kamis (7/9/2023), Jember harus bisa menang untuk lolos ke perempat final. Namun anak asuhan M. Rofiq justru kalah 0-1 akibat gol penalti. Sementara Lamongan berhasil membekuk Trenggalek 2-1.
Dengan hasil ini, Jember menduduki posisi juru kunci dengan nilai 3 dari 1 kemenangan, 2 kekalahan, dan selisih gol 4-5. Tulungagung berada di peringkat 3 dengan nilai 4 dari 1 kemenangan, 1 seri, 1 kalah, dan selisih gol 2-2. Lamongan menjadi juara grup dengan nilai 6, dari 2 kemenangan, 1 kekalahan, selisih gol 3-3. Trenggalek berada di peringkat kedua dengan nilai 4 dari 1 kemenangan, 1 seri, 1 kekalahan, dengan selisih gol 6-5.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan prestasi tim sepak bola Jember dalam porprov kali ini jeblok. Faktor utama adalah persiapan tim yang minim dibandingkan Porprov Jatim VII tahun lalu. Rofiq mengatakan, tahun lalu tim sepak bola putra Jember mempersiapkan diri selama tiga bulan. Hasilnya adalah medali emas.
Tahun ini, tim Jember hanya melakukan 16 kali latihan. “Persiapan kami sangat kurang. Kami beruji coba dengan tim lokal tiga empat kali dan dengan Lumajang satu kali. Kalau porprov tahun lalu, kami persiapan tiga bulan, satu minggu bisa 4-5 kali latihan,” kata Rofiq.
Di satu sisi, the winning team yang merebut emas tahun lalu sudah tak bisa dipertahankan karena usia mayoritas pemain melebihi batas persyaratan yang ditetapkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Hanya ada tiga pemain yang bertahan karena usia masih memungkinkan, yakni Rahmad Taufiq Hidayat (penjaga gawang), Muhammad Samsul Arifin (penyerang), dan sang kapten Bagas Prasetyo.
Sebenarnya, menurut Rofiq, Jember lebih unggul dari sisi teknis dibandingkan tiga tim lain di Grup D. Namun dengan komposisi pemain-pemain muda belia yang menyandang status juara bertahan, tim Jember tak bermain lepas pada pertandingan pertama melawan Trenggalek. “Anak-anak terlihat terbebani sekali. Pada saat kita butuh poin penuh, anak-anak tampil tak maksimal,” katanya.
Lini belakang dan penjaga gawang menjadi sisi lemah Jember. “Mereka kurang berkomunikasi. Gol-gol lawan terjadi karena kurang komunikasinya itu. Kalau di lini tengah dan depan, pemain kami bermain sesuai harapan,” kata Rofiq.
Jember kehilangan seorang pemain belakang andalan, yakni Andrian. “Katanya sih input namanya tidak masuk, sehingga ID card-nya tidak dikeluarkan. Padahal dari awal di setiap uji coba, saya pasang dia terus. Ternyata sampai Sidoarjo, kami tunggu sampai H-1 pertandingan, ID card tidak ada. Kami bahkan sampai ke kantor KONI Jawa Timur. Saya kurang tahu apa alasannya,” kata Rofiq.
Beban mental ini mulai terangkat pada pertandingan kedua melawan Lamongan. “Anak-anak tampil sangat bagus dan bisa bermain lepas,” kata Rofiq.
Bagas dan kawan-kawan kembali menampilkan permainan maksimal pada pertandingan terakhir. “Mereka sudah sangat maksimal. Gol lawan terjadi karena hadiah penalti,” kata Rofiq.
Kegagalan tahun ini tidak membuat Rofiq patah arang. Dari tim saat ini, ada enam pemain kelahiran 2004 yang masih bisa memperkuat Jember dalam porprov dua tahun lagi. [wir]
Daftar Pemain Tim Sepak Bola Jember Porprov VIII 2023
1. Rahmad Taufiq Hidayat (penjaga gawang/nomor punggung 30)
2. Fahmi Faqih Julistian (belakang, 5)
3. Ahmad Sahid Siddiq (belakang, 24)
4. Ahmad Gunawan (belakang, 22)
5. Christian Alfredo Saviola (belakang, 19)
6. Ferdiansyah Dwi A. (gelandang, 12)
7. Eriec Dyar Cantona (gelandang, 8)
8. Rian Hidayat (gelandang, 10)
9. Bagas Prasetyo (penyerang, 17)
10. Muhammad Samsul Arifin (penyerang, 13)
11. Junior Putra Bima (penyerang, 7)
12. Mahardhika Kusuma (penjaga gawang, 1)
13. Dalil Alfarizi (belakang, 3)
14. Muhammad Ridwan (gelandang, 21)
15. Fito Aldino Radika (penyerang, 15)
16. Moch. Hamdani (belakang, 2)
17. Moh. Reza Syahvalevi (penyerang, 9)
18. Faisal Ramadani (penyerang, 23)






