Jember (beritajatim.com) – Teknologi digital ‘meringkus’ Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam aplikasi ponsel cerdas J-Kopi dan SiKeren. Aplikasi ini mempermudah pemenuhan kebutuhan informasi yang terintegrasi.
J-Kopi adalah akronim dari Jember Kota Pintar, yakni super aplikasi yang digunakan sebagai media pemberi informasi sekaligus menampung aplikasi organisasi perangkat daerah (OPD) yang terintegrasi. Aplikasi ini membuat informasi bisa diakses tanpa dibatasi ruang dan waktu.
J-Kopi bisa diunduh di Playstore. Aplikasi ini memiliki empat fitur, yakni J-Yanmas, J-Der, J-News, dan J-Event. J-Yanmas adalah Jember Pelayanan Masyarakat, yakni media yang bersifat aplikatif untuk mengintegrasikan layanan di masing-masing OPD Pemkab Jember.
Ada sejumlah layanan yang bisa diakses, seperti pelayanan surat-menyurat, kependudukan, e-katalog. “Begitu buka JKopi tinggal pilih di dalamnya apa aja di situ yang bisa diklik disitu,” kata Bupati Hendy Siswanto, ditulis Kamis (2/6/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-jember”]
J-Der adalah Jember Digital Entrepreneur, yakni media yang menginformasikan produk digital yang dibuat masyarakat Jember. J-News adalah Jember News, yang berisikan informasi dalam bentuk berita-berita umum seputar Kabupaten Jember. J-Event adalah Jember Event, yakni informasi mengenai event atau kegiatan masyarakat yang akan, sedang, atau telah diselenggarakan di Jember.
Sementara SiKeren adalah akronim dari Sistem Informasi Kepegawaian dan Kinerja ASN Jember. Aplikasi ini terintegrasi dengan data sistem informasi pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan data pokok pendidikan (dapodik). Aplikasi ini berbasis website yang bertujuan memantau aktivitas aparatur sipil negara oleh kepala OPD masing-masing, yang berpengaruh terhadap tingkat kehadiran dan tambahan penghasilan pegawai (TPP).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Bobby Arie Sandi juga berencana akan menyediakan media corner di kantornya. Kebetulan Dinkominfo memiliki kantor baru. [wir/kun]






