Bondowoso (beritajatim.com) – Akses penghubung Sukowiryo–Nangkaan di Kabupaten Bondowoso terputus total setelah Jembatan Sentong ambrol pada Senin (23/2/2026) petang. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan pembangunan ulang segera dipercepat dengan spesifikasi lebih kuat dan usia pakai jangka panjang.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak meninjau langsung lokasi jembatan pada Rabu (25/2/2026). Ia menyampaikan bahwa struktur lama jembatan memang sudah rapuh karena diperkirakan berusia lebih dari satu abad.
“Rencana pembangunan ulang sebenarnya sudah disusun sebelumnya. Kondisi sekarang justru memperkuat keputusan itu,” ujar Emil.
Pemprov Jatim mengambil inisiatif merancang, menganggarkan, sekaligus mempercepat proses pengadaan atau lelang proyek. Jembatan baru dirancang menggunakan balok girder dengan lebar diperluas dari sembilan meter menjadi 14 meter.
Anggaran yang disiapkan sebesar Rp17,5 miliar dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar delapan bulan. Meski proses dipercepat, Emil menegaskan mutu dan keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
“Tidak boleh tergesa-gesa sampai mengorbankan kualitas. Ini konstruksi yang harus presisi dan kuat untuk jangka panjang,” tegasnya.
Atas amanah Gubernur Jawa Timur, Emil bersama Bupati Bondowoso turun langsung menemui warga untuk menjelaskan bahwa jembatan sudah tidak bisa lagi dilalui.
Usulan pembangunan jembatan darurat dari bambu di sisi lokasi dinilai berisiko tinggi dan tidak memungkinkan, terlebih area sekitar akan terdampak pelebaran serta penggalian konstruksi. Karena itu, akses ditutup total, termasuk bagi pejalan kaki.
Semula pekerjaan direncanakan mulai April dengan asumsi jembatan masih dapat difungsikan sementara. Namun karena kini harus ditutup total, Pemprov berupaya mempercepat penandatanganan kontrak agar pelaksanaan proyek bisa dimulai pada bulan Ramadan.
Pemerintah mengakui adanya kesulitan sementara bagi masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Namun, pembangunan ulang diharapkan menghadirkan jembatan yang lebih kokoh, lebih lebar, serta mampu menjadi infrastruktur andalan masyarakat Bondowoso dalam jangka panjang. [awi/beq]






