Gresik (beritajatim.com)- Jembatan Klampok yang menghubungkan Kecamatan Cerme-Benjeng, yang sempat ambruk tergerus banjir, dalam waktu dekat segera dibuka lagi. Rencananya, minggu depan sudah bisa dilalui kendaraan.
Sebelumnya, jembatan penghubung tersebut tidak bisa dilalui akibat penyanggangnya tergerus banjir. Setelah diperbaiki, jembatan itu saat ini menggunakan box sebagai penyangga jalan. Di bawahnya box dicor supaya kuat. “Pengerjaan Jembatan Klampok saat ini sudah selesai tinggal finishing,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi, Jumat (11/11/2022).
Achmad Hadi menambahkan, meski pekerjaan konstruksi sudah selesai tapi di lapangan para pekerja masih melakukan finishing. Misalnya, melakukan perapian, pengecatan dan pembersihan area kerja. “Sepenuhnya sudah selesai, tinggal perapian saja. Kemudian nanti dibuka lagi supaya bisa dimanfaatkan bagi pengguna jalan,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”jembatan-gresik”]
Saat ini, lanjut Hadi, jembatan tersebut masih memasuki tahap uji kelayakan setelah pekerjaan selesai dan sebelum dibuka untuk umum. “Sebelum dibuka harus ada uji kelayakan. Jika tidak ada kendala, minggu depan sudah selesai dan dibuka,” ungkapnya.
Dalam pengerjaannya, jembatan itu memiliki 53 titik pancang dengan box top bottom sebanyak 32 unit. Box tersebut yang menjadi penyangga jalan di atasnya yang akan diaspal. Sesuai batas kontraknya, proyek perbaikan Jembatan Klampok menelan dana Rp 951 juta dan ditarget selesai November 2022. Bila meleset kontraktor pemenang tender bisa kena penalti atau denda. [dny/suf]






