Mojokerto (beritajatim.com) – Jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto meninggal dunia di Tanah Suci, diduga akibat infeksi paru. Jemaah haji tersebut bernama Maulan Durajak Pardi (81), asal Desa Dukuhngarjo, Kecamatan Jatirejo, meninggal saat dirawat di Rumah Sakit An Nur Mekkah, Arab Saudi pada Selasa (11/6/2024).
Jemaah haji tersebut meninggal setelah mengalami penurunan kesadaran. Sebelumnya, almarhum dibawa ke Rumah Sakit An Nur Mekkah lantaran mengalami infeksi paru.
“Almarhum bersama jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto tiba di Tanah Suci pada Kamis (30/5/2024). Almarhum menolak melakukan umroh wajib, setelah didampingi petugas kloter dan pembimbing pada esoknya jamaah bersama para lansia dan risti berhasil melaksanakan umroh wajib,” ujar Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Mojokerto, Muttakin, Rabu (12/6/2024).
Almarhum melaksanakan umroh wajib didampingi petugas kloter dan pembimbing melalui petugas resmi Masjidil Haram. Almarhum sebelumya marah dan meminta pulang ke Indonesia pada Jumat (31/5/2024) karena sakit. Almarhum kemudian dibawa ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah.
“Almarhum mengalami demensia (pikun), setelah dibawa ke KKHI kemudian dirujuk ke Rumah Sakit An Nur pada Senin kemarin karena setelah perawatan berjalan ada penurunan kesadaran. Saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit An Nur, almarhum mengalami infeksi paru,” katanya.
Menurut Mutakin, almarhum sempat diberikan alat bantu napas namun kondisinya belum juga menunjukkan perubahan. Hingga akhirnya, almarhum dinyatakan meninggal dunia pada, Selasa (11/6/2024) pukul 09.57 Waktu Arab Saudi (WAS).
Sementara itu, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Nur Rokhmad menambahkan, almarhum tergabung dalam sub kloter 66. Almarhun disholatkan di Masjidil Haram dan dimakamkan di Soraya Makkah.
“Selama proses pemandian dan pemakaman di kawal kiai kloter, ketua kloter dan petugas kesehatan kloter 66. Rencananya habis Dzuhur, kami takziah ke rumah almarhum. Kami juga mengimbau agar jamaah selalu jaga konsumsi air, istirahat secukupnya dan terus diperkuat niat ibadah hajinya jelang wukuf di Arafah,” tambahnya. [tin/beq]






