Surabaya (beritajatim.com) – FIFA dan PSSI memberikan catatan terkait perhelatan Piala Dunia U20 yang bakal digelar di Indonesia. Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Kota Surabaya rencananya akan menjadi salah satu venue pertandingan.
Catatan terkait bau sampah yang harus dipastikan tidak tercium saat gelaran berlangsung. Catatan lain adalah falilitas penunjang.
Terkait fasilitas penunjang, seperti lapangan latihan, ketua PSSI Jawa Timur Ahmad Riyadh mengatakan telah menyiapkan sejumlah lapangan dengan kualitas rumput standar internasional.
Pihak PSSI Jawa Timur telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan memastikan akan mengatasi permasalahan ini.
[berita-terkait number=”4″ tag=”piala-dunia”]
“Surabaya perlu benahi lagi, salah satunya masalah bau, tapi Surabaya tetep menjadi nominasi karena kita tahu kita berhenti 2 tahun untuk perbaikan dan macem-macem nanti datang lagi FIFA ke Surabaya. Untuk masalah bau, ada bahan kimia nanti untuk mengatasi. Kita sudah berkoordinasi ke Pemkot dan Pemprov dan mereka sanggup dan siap,” ucapnya.
Lebih lanjut, PSSI Jatim menyatakan perwakilan FIFA akan kembali melakukan pengecekan stadion-stadion yang akan menjadi venue pertandingan Piala Dunia U20. Peninjauan untuk memastikan seluruh stadion dan fasilitas pendukung lainnya telah siap 100 persen menggelar turnamen dunia sepakbola usia muda tersebut. [way/but]






