Mojokerto (beritajatim.com) – Jelang Idulfitri 1443 Hijriah, pengunjung pusat perbelanjaan di Kota Mojokerto mulai meningkat. Kondisi ini sejalan dengan diberlakukannya pelonggaran dari Pemerintah Pusat, seperti tidak ada lagi pembatasan pengunjung di pusat perbelanjaan selama tetap menerapkan protokol kesehatan.
Kebijakan tersebut, memberi dampak positif terhadap pengelola mall satu-satunya di Kota Mojokerto, Sunrise Mall. Sepekan terakhir, manajemen Sunrise Mall Kota Mojokerto mencatat adanya kenaikan kunjungan lebih dari 90 persen dan mendekati kondisi normal sebelum pandemi Covid-19.ormal.
“Alhamdulilah seiring dengan diperbolehkannya mudik oleh Pemerintah Pusat, ini sangat besar sekali dampaknya. Traffic mengalami peningkatan cukup tinggi. Jadi saat ini, traffic memang sudah mencapai hampir 90 persen lebih dibandingkan normal,” ungkap Chief Marketing Sunrise Mall, Andyanto Vino, Kamis (28/4/2022).
Andyanto mengatakan peningkatan trafik kunjungan di Sunrise Mall mulai terlihat sejak sepekan ini dibanding awal Ramadan 2022 yang masih landai. Mobil luar kota juga sudah mulai masuk di Sunrise Mall.
“Peningkatan itu terjadi sekitar seminggu ini dan itu juga terlihat sudah mulai masuk mobil-mobil luar kota. Seperti plat nomor Jakarta, Bogor, Semarang dan kota-kota besar lain di Indonesia. Kita prediksi sampai hari Minggu besok, itu memang trafik masih tinggi dan ini kita pantau terus,” katanya.
Dari kondisi ini, Vino berharap hal tersebut menjadi kabar baik kembalinya iklim usaha yang ada di Sunrise Mall khususnya. Juga berdampak ke semua dunia usaha lainnya.
Chief Marketing Sunrise Mall, Andyanto Vino.
“Kita (Kota Mojokerto, red) sudah masuk PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 1 jadi per tanggal 13 April lalu, jam operasional sudah kita kembalikan normal. Jam buka jam 10.00 pagi sampai dengan jam 10.00 malam. Untuk tenant secara okupansi (hunian) masih drop,” ujarnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Mojokerto”]
Dari yang sebelumnya sekitar 91 persen turun menjadi 87 persen. Diakuinya memang belum ada peningkatan lagi karena menjelang Lebaran sehingga investasi masih belum masuk. Namun pasca Lebaran 2022, manajemen Sunrise Mall berupaya menarik investor dari Jakarta.
“Insya Allah nanti setelah Lebaran, kami upayakan untuk bisa menarik investor lagi dari jakarta untuk bisa masuk lagi agar. Satu, secara hunian atau okupansi di Sunrise Mall juga meningkat, kemudian tenant mix ini juga semakin beragam. Jadi kita akan hadirkan tenant-tenant baru,” tuturnya.
Namun, Vino menambahkan, traffic kunjungan di Sunrise Mall saat ini jauh lebih dari tahun lalu dan dua tahun lalu. Menurutnya, traffic kunjungan dalam moment Lebaran di tahun 2022 lebih baik pasca pandemi Covid-19. Hal tersebut menjadi kabar baik pihak manajemen Sunrise Mall.
“Cuma kita belum cek angka fix-nya tapi ini bagi kami menjadi sebuah kabar baik karena traffic yang sekarang itu sekali lagi lebih baik dari dua tahun sebelumnya. Diprediksi akan meningkat sampai hari Lebaran, jadi biasanya seperti itu. Baru after dua minggu setelah Lebaran,” tegasnya. [tin/beq]







