Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro (WCP), menegaskan timnya tengah melakukan evaluasi serius jelang laga menghadapi Persela Lamongan, Selasa (11/11/2025), di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Fokus utama evaluasi kali ini adalah kemampuan pemain dalam mengonversi peluang menjadi gol.
Widodo mengakui, lini serang Deltras belum tampil cukup tajam meski performa tim di putaran pertama tergolong stabil. Hingga akhir putaran pertama, Deltras mengoleksi 17 poin dari sembilan pertandingan — hasil dari lima kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.
Dari catatan itu, tim berjuluk The Lobster baru mencetak 12 gol dan kebobolan enam kali. Statistik tersebut menjadi perhatian utama pelatih berlisensi AFC Pro itu untuk memperbaiki efektivitas serangan.
“Kami harapkan pemain tetap dalam koridor selalu positive thinking, dan saya terus menyemangati pemain yang seharusnya bisa bikin gol tapi belum bisa bikin gol,” ujar mantan pelatih Persijab Jepara, Senin (10/11/2025).
Dalam masa persiapan singkat menuju laga kontra Persela, Widodo berupaya membangun suasana baru di ruang ganti agar para pemain lebih fokus dan termotivasi. Ia juga menyadari, lawan pasti telah mempelajari pola permainan Deltras di putaran pertama.
“Selasa besok kita sudah bertanding lagi. Jadi saya harapkan pemain tetap semangat dan mari kita bersama-sama menjadikan hasil (lawan Persiba ini) jadi motivasi untuk bertanding lagi,” tambah eks striker Timnas Indonesia itu.
Selama dua hari terakhir, tim fokus memperkuat sesi latihan menyerang dengan penekanan pada build-up play dan penyelesaian akhir agar setiap peluang bisa berbuah gol.
Deltras FC sendiri akan tampil sebagai tuan rumah menjamu Persela Lamongan di Gelora Delta. Di sisi lain, Mbanwei Tengeg masih menjadi top skor sementara Deltras hingga pekan kesembilan. [kun]






