Kediri (beritajatim.com) -Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha yang akan datang sekitar 1 minggu lagi, kebutuhan akan hewan kurban tentunya semakin meningkat. Oleh karena itu, Pemkot Kediri resmi membuka kembali Pasar Hewan Kota Kediri untuk umum pada Sabtu (2/7/2022), pasca ditutup akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur PD. Pasar Kota Kediri, Muh. Ihwan Yusup saat melakukan tinjauan persiapan pembukaan pasar hewan.

Lebih lanjut Ihwan menambahkan jika dalam pembukaannya, hewan yang akan dijual diharapkan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan atau Dinas yang menangani kesehatan hewan Kabupaten atau Kota.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kediri”]Selain itu, pihak PD. Pasar Kota Kediri juga telah berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri untuk melakukan pengecekan hewan. Jika nantinya saat diperiksa memiliki tanda-tanda adanya penyakit, maka hewan tersebut tidak diperbolehkan masuk kedalam pasar.
“Jadi dalam pembukaan pasar hewan ini kita perketat persyaratannya. Kita juga sudah melakukan koordinasi dengan DKPP Kota Kediri dan Pemerintah Provinsi yang mana intinya pembukaan ini dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha,” ucapannya.
Untuk kedepannya Ihwan belum dapat memastikan pembukaan pasar hewan Kota Kediri ini berlangsung hingga kapan. Karena perlu melakukan koordinasi kembali dengan pihak-pihak terkait.

Untuk itu dengan dibukanya kembali pasar hewan, Edi Darmasto berharap dapat mempermudah masyarakat dalam mencari hewan kurban yang diinginkan. Serta wabah penyakit PMK di Kota Kediri dapat segera berakhir.
“Semoga pembukaan pasar hewan ini nantinya dapat memudahkan masyarakat dalam mencari hewan kurban dan roda ekonomi dari para penjual hewan disini dapat berjalan kembali. Pemkot Kediri akan terus berupaya agar Kota Kediri dapat terbebas dari wabah PMK ini,” ungkap Edi. [nm/kun]






