Mojokerto (beritajatim.com) – Setelah memastikan langkah ke final Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025, Tim Sepak Bola Putra Kabupaten Mojokerto kini fokus melakukan evaluasi menyeluruh dan pemulihan kondisi pemain. Kabupaten Mojokerto akan bertemu Kota Surabaya di final.
Pertandingan final akan digelar di Stadion Kahuripan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Senin (30/6/2025) sore. Kabupaten Mojokerto akan kembali bertemu Kota Surabaya, lawan yang mereka kalahkan 2-0 di babak penyisihan grup. Meski punya catatan positif, pelatih Zaenal Fanani menegaskan, timnya diminta tetap waspada.
“Kita tetap waspada. Kota Surabaya bukan tim lemah. Mereka tim bagus, persiapannya juga lama, dan secara individu pemain-pemainnya berkualitas,” ungkapnya, Minggu (29/6/2025).
Ia menyebut laga semifinal kontra Kota Kediri menjadi bahan evaluasi penting, terutama dari sisi organisasi permainan. Fanani mengungkapkan bahwa dalam laga semifinal, timnya sempat kehilangan dua pemain inti karena akumulasi kartu. Namun untuk final, seluruh pemain inti dipastikan siap diturunkan.
“Kemarin lawan Kediri tensinya tinggi, jual beli serangan terus. Kediri tim bagus, rapi. Kita harus lebih sabar dalam bangun serangan. Di final besok, Alhamdulillah kita bisa full team. Pemain inti bisa main semua. Hari ini fokus recovery. Suplemen, pola makan, dan istirahat semua kita jaga. Tidak ada perubahan besar dalam strategi,” jelasnya.
Dengan hanya memiliki satu hari masa jeda, tim pelatih kini menitikberatkan persiapan pada aspek pemulihan kondisi fisik. Fanani menambahkan, salah satu kekuatan tambahan jelang laga final adalah motivasi tinggi para pemain, yang tumbuh seiring hadirnya jajaran pimpinan daerah pada laga semifinal, Sabtu (28/6/2025) kemarin.
“Wabup, Ketua KONI, jajaran pemkab, manajer, dan Ketua Askab datang semua kemarin. Itu jadi energi tambahan buat anak-anak. Harapannya, mereka bisa hadir lagi di final, supaya motivasi pemain terus meningkat,” pungkasnya. [tin/but]






