Surabaya (beritajatim.com) Indonesia bukan hanya kaya dengan keanekaragaman budaya. Namun, ini ada berbagai cerita bersejarah dari kota Pahlawan, Surabaya. Kita bisa menemukan cerita tentang sejarah bangsa ini dari film, buku, dongeng, lagu bahkan tempat wisata. Hal ini tentu saja membuat Surabaya menjadi sesuatu yang kota dengan berbagai kisah.
Selain membuat kita semakin mengenal tentang sejarah bangsa Indonesia, tempat wisata ini menjadi ruang edukasi dan bernostalgia tentang seperti apa awal keberadaan Surabaya dan segala bangunan unik lainnya.
Mungkin dari sini, kita bisa menemukan jawaban atas alasan Surabaya dijadikan sebagai kota Pahlawan dengan berbagai cerita lainnya. Maka tentu saja, belajar sejarah ke Surabaya merupakan suatu pilihan yang dapat dikatakan tepat dengan berbagai tempat menarik di dalamnya.
Monumen Kapal Selam
Salah satu destinasi yang cukup fenomenal adalah Museum Kapal Selam. Dari namanya saja, kita sudah mengetahui jika ini akan lebih banyak menunjukkan pameran mengenai kapal selam. Sedangkan untuk lokasinya, museum ini adalah tempat bersejarah terdekat pusat kota yang bisa dikunjungi.
Bicara mengenai asal mula museum ini, ternyata Kapal Selam yang berdiri kokoh bukan hanya diciptakan tanpa adanya cerita atau alasan yang membuatnya ada di sana. Faktanya, Kapal ini dulunya digunakan sebagai armada dalam Pertempuran Laut Aru yang hingga saat ini masih ada sisa sejarah yang melekat pada monumen kapal selam.
Penyebab dari Pertempuran ini adalah untuk kembali membebaskan Irian Barat yang saat itu sedang diduduki oleh Belanda. Maka, untuk memperingati dan mengenang keberanian para pahlawan, kapal ini dengan sengaja di bawa ke darat. Namun, sebelumnya kapal selam ini dipotong lebih dahulu supaya lebih mudah untuk membawanya.
Jalan Gula dan Jalan Karet
Nama kawasan yang cukup unik dan memang sangat cocok untuk kita yang punya hobi jepret jepret obyek cantik. Jika merasa gabut atau kebingungan mencari aktivitas, kita bisa menuju ke lokasi ini dengan membawa kamera untuk mengabadikan moment dan lokasi indah yang ada disana.
Jalan karet dan gula memiliki spot vintage yang menarik perhatian sehingga tidak heran jika kedua jalan ini sering dijadikan spot untuk membuat film, video pendek, tempat ootd bahkan dijadikan spot prewedding. Sedangkan dilihat dari lokasi tidak jauh dari Jembatan Merah. Maka, setelah menikmati keindahan dari lokasi ini kita bisa sekalian menuju jembatan merah sebagai tempat bersejarah yang menarik.
Hal menarik dari kawasan ini adalah ketika kita mulai menginjakkan kaki pada tempat ini rasanya seakan sedang memasuki lorong waktu pada masa penjajahan di masa lampau. Kesan ini didapatkan karena bangunan yang ada disekitarnya tidak mengalami banyak perubahan sehingga masih terkesan vintage yang begitu melekat.
Gedung Siola atau disebut Museum Surabaya
Dari tempat ini kita diajak untuk berkunjung dan menyusuri lorong waktu di Surabaya. Sebuah gedung megah yang berada di Jalan Tunjungan biasanya dikenal dengan nama White Laidlaw. Tempat ini dijadikan sebagai perusahaan komersial yang bergerak di bidang konveksi dan tekstil dari Inggris. Keunikan dari tempat ini adalah adanya bangunan artistik yang serupa dengan Siola sebagai tempat bersejarah di Surabaya.
Pasalnya, gedung merupakan peninggalan bersejarah dari saksi bisu gedung pertahanan saat melawan Sekutu. Namun, ketika masuk pada masa kemerdekaan, gedung putih ini beralih fungsi menjadi pusat perbelanjaan modern. Hingga pada akhirnya, mulai berubah menjadi Museum Surabaya. Dari bangunan inilah kita akan diajak untuk menjelajah waktu dan bernostalgia bersama tentang sejarah Surabaya. [prd/esd]






