Probolinggo (beritajatim.com) – Dua jasad warga Malaysia korban kecelakaan rombongan grup musik religi, Debu, saat ini disemayamkan di RSUD dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo, Jawa Timur. Dua jenazah ini tiba di RSUD pada Senin dini hari tadi.
Pantauan beritajatim.com di RSUD dr Mohammad Saleh, hingga saat ini, kedua jenazah masih disimpan di ruang jenazah. Belum ada pihak keluarga yang menjemput jenazah tersebut.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Toyota Vellfire dengan nomor polisi (nopol) L 1055 DL, melaju di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo. Posisi mobil sedang melintas ke arah Surabaya.
Setibanya di wilayah Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, tepatnya di kilometer 837-200, mobil jenis minibus itu menabrak truk.
Sehingga mobil yang didalamnya terdapat drummer grup musik ‘Debu’, Daood Abdullah Aldaood, ringsek. Dua orang Warga Negara Asing (WNA) meninggal di lokasi kejadian dan empat orang lainnya luka-luka.
[berita-terkait number=”4″ tag=”grup-musik-debu”]
Dua korban meninggal diketahui bernama Alhadad Amal Sheikh Aidaros (30), asal Selangor dan Firdaus (31), asal Kuala Lumpur, Malaysia.
Sedangkan korban luka berat masing-masing adalah Daood Abdullah Al Daood (35), warga Kecamatan Talang, Tegal, Jawa Tengah dan Umar (28), warga Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.
Dua korban lainnya hanya mengalami luka ringan bernama Jamilah binti Abdul Qadir (55), warga Kuala Lumpur, Malaysia serta sopir kendaraan, Miyarto.
“Kecelakaan terjadi di jalur tol Paspro KM 837-200, di mana mobil Toyota Vellfire menabrak bagian belakang truk. Dari kejadian ini, dua orang penumpang tewas, sementara empat penumpang lainnya mengalami luka-luka,” ujar Panit PJR 4 Probolinggo Tol Paspro, Iptu Sudirman. (tr/beq)






