Bojonegoro (beritajatim.com) – Jasad warga Kabupaten Bojonegoro yang menjadi korban kapal tenggelam di perairan laut Pelawangan Pantai Grajagan Desa Grajagan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi belum ditemukan.
Satu korban perahu tenggelam asal Kabupaten Bojonegoro itu atas nama Muntolip (50) warga Desa Cendono Kecamatan Padangan. Korban merupakan salah satu anak buah kapal (ABK) yang turut melaut pada saat kecelakaan terjadi.
Kepala Desa Cendono Kecamatan Padangan, Purno Sulastyo membenarkan bahwa satu warganya yang menjadi korban kapal tenggelam di Laut Banyuwangi belum ditemukan. “Betul, Mas. Mohon doanya agar segera ditemukan,” ujarnya, Jumat (08/09/2023).
Menurut informasi yang diperolehnya, kapal yang ditumpangi korban ini rencananya mau bersandar dari mencari ikan. Tiba-tiba dihempas ombak dan terbalik. “Korban memang bekerja sebagai pencari ikan,” lanjutnya.
Atas kejadian itu, korban yang biasa disapa Tolip, meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih bersekolah di tingkat SD dan TK. Pihak keluarga terus mengirimkan doa agar korban segera ditemukan dengan menggelar doa bersama.
Sementara diketahui, pencarian korban sudah dilakukan selama tiga hari. Tenggelamnya kapal pencari ikan itu terjadi pada Rabu (06/09/2023) sekitar pukul 02.30 WIB. Kapal Mekar Jaya itu terbalik setelah dihempas ombak saat hendak bersandar.
Berdasarkan informasi yang diterima beritajatim.com, proses pencarian hari ketiga yang dilakukan Tim SAR ini dilakukan dengan cara penyisiran darat pesisir pantai Grajagan dan pencarian di laut. [lus/kun]
BACA JUGA: Kapal Ikan di Grajagan Banyuwangi Tenggelam, 2 ABK Meninggal






