Sidoarjo (beritajatim.com) – Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) asal Sidoarjo yang dilaporkan tercebut sungai di belakang rumah telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Anak itu dilaporkan tercebur ke sungai usai kedua orangtuanya pulang dari mencari rumah kontrakan.
“Setelah dilakukan pencarian hingga hari ini. Akhirnya, siang tadi jasad korban berhasil ditemukan hanyut sekira 2 kilometer dari lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Prambon, AKP Sumono, Senin (30/5/2022).
Sumono menjelaskan sebelum kejadian, korban berada di rumah bersama neneknya. Sementara ayah ibu korban berangkat mencari kontrakan untuk tempat tinggal.
Ketika pulang, ayah dan ibu tidak melihat korban ada di rumah. Keduanya lalu mencari korban di sekitar rumah.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Sidoarjo”]
Orangtua korban curiga anaknya tercebur ke sungai. Ini berdasarkan temuan celana pendek korban yang tergeletak di pos kamling.
“Keluarga pun panik dan akhirnya melaporkan kejadian ini pada kepolisian dan petugas PMK,” paparnya.
Kini jasad korban sudah dievakuasi petugas dan dibawa ke rumah duka. “Pihak keluarga enggan dilakukan otopsi dan mengaku telah ikhlas atas kejadian yang menimpa anaknya itu,” pungkasnya. (isa/beq)







