Magetan (beritajatim.com) – Tim Pemenangan Prabowo-Gibran terus bergerak di wilayah Mataraman. Setelah sukses di kabupaten delapan kabupaten sebelumnya, Jaringan Gawagis Nusantara (JGN) melakukan konsolidasi dukungan kepada pasangan capres nomor urut 2 itu. Mereka melakukan konsolidasi di Ponpes Unggulan An Najah YPM Darul Ulum Poncol Kabupaten Magetan, Kamis (18/01/2024).
Kegiatan tersebut diikuti 50 pengasuh pondok pesantren dari Kabupaten Magetan. Kegiatan dukungan diawali dengan istighosah yang dipimpin KH. Ahmad Fathoni dan doa dipimpin KH. Zainal Abidin Pengasuh PP Darul Ulum Poncol Magetan.
“Kurang lebih 50 pengasuh pesantren se-Kabupaten Magetan hadir dalam kegiatan rangka merapatkan barisan untuk berikhtiar dhohir bathin memenangkan capres Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka, InsyaAllah satu putaran,” tutur gus Habib Mustofa atau yang akrab dipanggil Gus Toev selaku Sekjen Jaringan Gawagis Nusantara (JGN).
Acara ini juga dihadiri langsung oleh salah satu dewan penasehat dari JGN yaitu KH. Zahrul Jihad yang biasa dipanggil Gus Heri Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang yang menyatakan sepakat mendukung Prabowo-Gibran. Gus Heri berpendapat, Prabowo adalah tokoh wibawa di dunia internasional dan memiliki hubungan baik dengan ulama pemangku pesantren di Indonesia.
Selain itu, Prabowo dianggap peduli dengan kondisi pesantren seperti dengan dana abadi pesantren serta makan siang dan susu untuk anak sekolah. “Jadi kepedulian Pak Prabowo kepada pendidikan itu luar biasa, hal itu yang menjadi kami kagum pada beliau. Mas Gibran juga menunjukkan akhlakul karimah setiap komunikasi dengan berbagai macam kalangan dan lapisan masyarakat,” kata Gus Heri, sapaan KH Zahrul Jihad.
Menurutnya, Presiden Joko Widodo dengan kepemimpinan dua periode ini, secara umum terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi serta percepatan pembangunan infrastruktur yang luar biasa, yang tentunya berdampak bagi kesejahteraan rakyat. Ditambah komitmen serta keberpihakan Pemerintah untuk terus memberikan perhatian dan dorongan lebih kepada pondok pesantren.
‘’Untuk dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia yang memiliki kemampuan tinggi, dan yang bisa berkompetisi dengan negara lain, tentu perlu diapresiasikan. Dan sebagai puncak komitmen itu dengan ditandai 22 Oktober 2015 lalu, Presiden Joko Widodo telah secara resmi menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Santri Nasional,” ungkap KH Zahrul Jihad.
Dia berpesan perlunya menjaga keberlangsungan meneruskan program kepemimpinan nasional, maka bagi Jaringan Gawagis Nusantara (JGN) menganggap perlu figur sosok pemimpin yang bisa melanjutkan tongkat estafet Presiden Joko Widodo.
Dia menambahkan,pentingnya permufakatan, komitmen, serta pertanggungjawaban dalam semangat kebangsaan dan keumatan, Jaringan Gawagis Nusantara (JGN) memutuskan sikap memilih dan siap mendukung pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilu Capres-Cawapres di tahun 2024.
“Bapak Prabowo sesuai pesan Gus Dur, ialah orang paling ikhlas, juga memiliki pengalaman sebagai purnawirawan, seorang jenderal yang humanis, dan jelas berpihak untuk rakyat. Dan alasan memilih Mas Gibran, karena merupakan representatif dari kaum milenial, yang sekaligus mewujudkan pesan ulama bahwa pemuda hari ini merupakan pemimpin di masa depan dengan program andalan yang pro santri adalah Dana Abadi Pesantren,” pungkasnya
Diketahui, Jaringan Gawagis Nusantara (JGN) adalah komunitas yang terdiri dari kiai muda pengasuh pondok pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia yang punya anggota sekitar 20.000 pesantren yang lahir dengan originalitas sebagai keluarga besar santri tentu mempunyai kesamaan cita-cita bersama dalam rangka mengisi dan menghias Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Yakni dengan pikiran, gagasan, serta gerakan. Sebagaimana peran aktif pesantren dan santri baik sebelum dan sesudah kemerdekaan, yang akan selalu melahirkan insan yang tidak hanya pintar tetapi juga benar. Selain itu juga tempat tumbuh kembangnya jiwa-jiwa yang nasionalis dan religius. [fiq/kun]






