Magetan (beritajatim.com) – Api yang membakar hutan Gunung Lawu di petak 73 RPH Sarangan, BKPH Lawu Selatan, KPH Lawu Ds di wilayah Magetan sudah mendekati pemukiman warga pada Jumat (20/10/2023). Jaraknya sekitar 1,5 kilometer dari rumah-rumah warga di Dusun Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Plaosan, Magetan, Jawa Timur.
Kalaksa BPBD Magetan Ari Budi Santosa mengatakan bahwa hingga hari keempat pasca api kembali muncul di petak 73, pihaknya bersama personel gabungan dan warga. Namun, kondisi alam belum benar-benar berpihak pada mereka, karena angin masih bertiup kencang dan cuaca panas.
“Api mulai membesar lagi dan mengarah ke timur laut. Tepatnya yang berada di atas wisata Lawu Green Forest. Sudah mendekat ke ilaran dan masih kami halau. Sementara, api sudah mendekat ke pemukiman warga. Sekitar, 1,5 kilometer,” kata Ari, Jumat (20/10/2023).
Baca Juga: Gresik United Bidik Kemenangan Melawan Tuan Rumah PSCS
Karenanya, dirinya meminta bantuan Damkar Magetan dan unsur lainnya untuk bersiaga. Sejak Jumat dini hari, sudah tiga unit mobil damkar yang bersiaga. Tujuannya agar bisa menghalau api jika semakin mendekat ke pemukiman.
“Sementara, petugas masih memantau di sekitar ilaran dan kami harap agar api tidak semakin mendekat ke pemukiman,” lanjut Ari.
Selama 4 hari ini pihaknya belum mendapatkan laporan luasan hutan terdampak kejadian karhutla tersebut. Namun, Ari memperkirakan jika sudah seperempat luasan petak 73 yang hutannya rusak terbakar.
Baca Juga: Aruna Edukasi Komunitas Pesisirnya tentang Jaga Higiene dan Sanitasi
“Kira-kira seperempat dari luasan petak 73, namun kami akan pastikan. Ini masih diinventarisir oleh Perhutani,” pungkasnya. [fiq/ian]






