Surabaya (beritajatim.com) – Seperti barui kemarin kita sema merayakan tahun baru 2021 dengan semua harapan-harapan besar untuk bisa menjalani tahun yang lebih baik. Namun, tak disadari atau tidak, kini tahun 2021 sudah hampir berakhir.
Mulai hari ini kita sudah memasuki bulan November. Dua bulan lagi, kita sudah akan memasuki tahun baru lagi dengan harapan-harapan yang mungkin masih belum diperbaharui. Meski begitu, November adalah bulan yang cukup memiliki banyak momen untuk diperingati dan dirayakan.
Pada tanggal 10 misalnya, kita akan merayakan Hari Pahlawan Nasional. Sebuah peringatan untuk menghormati perjuangan. Masyrakat Indonesia yang mencoba mempertahankan kemerdekaan dari pasukan Belanda dan Sekutu yang berpusat di Kota Pahlawan, Surabaya.
Dan ternyata, ada banyak perayaan dan peringatan lain yang berlangsung di bulan November. Berikut ini beberapa peringatan yang sayang untuk dilewatkan.
5 November : Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
Diperingati sejak tahun 1993, Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ini diadakan dengan harapan agar masyarakat bisa terus menjaga, melestarikan dan lebih peka dengan kondisi lingkungan hidup juga satwa.
10 November : Hari Ganefo
Terjadi sejak tahun 1963, Ganefo sendiri merupakan singkatan dari Games of the New Emerging Forces atau Pesta Olahraga Negara-Negara Berkembang.
11 November : Hari Bangunan Indonesia
Diciptakan pertama kali ada tahun 2014, Hari Bangunan bertujuan agar pembangunan infrastruktur bisa dipercepat dengan biaya yang efisien dan tak lupa untuk tetap memperhatikan lingkungan.
12 November : Hari Kesehatan Nasional
Di tahun 1959, Hari Kesehatan Nasional (HKN) ditetapkan dan diperingati setiap tahunnya semenjak Presiden Soekarno melakukan penyemprotan jenis obat DDT untu pemberantasan malaria, secara simbolis.
12 November : Hari Ayah Nasional
Selain HKN, tanggal 12 November rupanya juga diperingati sebagai Hari Ayah Nasional. Deklarasi ini pertama kali digelar oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) yang merayakan hari ayah di Maumere Flores NTT. Perayaan ini pun akhirnya dilakukan secara nasional.
14 November : Hari Diabetes Sedunia (Internasional)
Peringatan ini, secara perdana dideklarasikan oleh IDF dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tujuannya, untuk menyikapi pesatnya peningkatan diabetes di seluruh dunia, masyarakat pun harus sadar akan itu.
20 November : Hari Anak Sedunia (Internasional)
Pertama kali ditetapkan pada tahun 1954, hari besar satu ini dirayakan untuk menyebarkan kebersamaan semua orang tentang anak-anak di seluruh dunia, serta agar kesejahteraan anak bisa terpenuhi dan semakin meningkat.
21 November : Hari Pohon Sedunia (Internasional)
Selain memiliki makna tentang betapa pentingnya pohon bagi makhluk hidup lainnya, Hari Pohon Sedunia juga menjadi penghormatan bagi jasa-jasa J. Sterling Mortom, pecinta alam asal Amerika yang giat melakukan kampanye tentang gerakan menanam pohon.
28 November : Hari Dongeng Nasional
Diperingati sejak tahun 2015 oleh Perpustakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hari Dongeng ini juga berhubungan dengan hari kelahiran Drs. Suyadi atau yang dikenal masyarakat sebagai Pak Raden. Pak Raden sendiri, dianggap sebagai tokoh yang telah berjasa dalam menghidupkan dunia dongeng.
28 November : Hari Menanam Pohon Indonesia
Jika 21 November adalah Hari Pohon Sedunia, maka Indonesia memiliki Hari Menanam Pohon pada 28 November. Hari besar ini didasari oleh Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2008, tujuannya agar masyarakat lebih meningkatkan lagi rasa kepedulian terhadap pentingnya pemulihan kerusakan sumber daya hutan dan lahan melalui penanaman pohon.
Jangan sampai terlewat moment-moment di bulan November ini ya! [mnd/tur]






