Ponorogo (beritajatim.com) – Warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo dikejutkan dengan penemuan jenazah Nuraini (55) yang bersimbah darah di dalam rumahnya pada Senin (26/1) pagi. Korban merupakan seorang janda yang sehari-hari bekerja sebagai pembantu di sebuah toko di wilayah Kabupaten Ponorogo.
Penemuan tragis ini bermula dari kecurigaan warga sekitar yang melihat rumah korban tetap tertutup rapat dan lampu masih menyala hingga pagi hari. Salah satu saksi mata, Prayitno, mengungkapkan kecurigaannya muncul karena berkat hajatan di depan pintu korban belum juga diambil sejak waktu subuh.
“Sekitar jam 5 pagi, saya pikir kok tidak dimatikan lampunya, dan berkat dari hajatan tadi malam di depan pintu kok tidak diambil,” ungkap Prayitno. Ia menambahkan bahwa kondisi pintu rumah korban yang terkunci rapat dari dalam membuat warga sekitar semakin merasa khawatir.
“Soalnya pintunya terkunci terus. Pagi tadi curiga, dari jendela tak lihat pakai lampu dari HP kok ada glundungan terus saya lari nyari tetangga,” lanjutnya saat menjelaskan kronologi awal penemuan. Warga kemudian berinisiatif menghubungi pihak kepolisian untuk membuka paksa akses masuk ke dalam rumah tersebut.
Setelah petugas kepolisian tiba dan berhasil masuk, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tubuh miring. “Tertutup sarung miring jenazahnya. Waktu dibuka ada darah, yang buka petugas kepolisian,” tutur Prayitno memberikan kesaksian mengenai kondisi korban di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan saksi, korban selama ini tinggal bersama anaknya namun sang anak tidak terlihat berada di rumah sejak sehari sebelumnya. Pihak kepolisian segera memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi untuk mempermudah proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengonfirmasi bahwa tim penyidik saat ini tengah mendalami penyebab pasti kematian perempuan lanjut usia tersebut. “Saat ini kami masih lakukan penyelidikan, mohon sabar teman-teman,” ujar AKP Imam Mujali secara singkat saat dikonfirmasi. [end/beq]






