Makkah (beritajatim.com)— Jamaah haji KBIHU Ar-Roudhoh YPM Darul Ulum Poncol Magetan dijadwalkan kembali ke Kabupaten Magetan pada Ahad (7/6/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Kepastian jadwal tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda pasca puncak ibadah haji yang telah disusun secara rinci oleh kelompok bimbingan ibadah haji tersebut.
“Melalui rundown kegiatan pasca Armuzna 1447 Hijriah, KBIHU Ar-Roudhoh menyiapkan seluruh tahapan perjalanan jamaah mulai dari penyelesaian ibadah wajib hingga proses kepulangan ke Tanah Air. Jadwal tersebut juga telah disampaikan kepada jamaah dan keluarga agar proses penjemputan dapat dipersiapkan lebih baik,” terang Ketua KBIHU Ar-Roudhoh, Gus Toev, Selasa (2/6/2026)
Dia menjelaskan, pelayanan kepada jamaah tidak berhenti setelah pelaksanaan wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan rangkaian ibadah di Mina. Setelah fase Armuzna, jamaah masih menjalani sejumlah agenda penting seperti Tawaf Ifadah, Sa’i, pemulihan kondisi fisik, pendampingan bagi jamaah lanjut usia dan risiko tinggi, ziarah, umrah sunnah, hingga persiapan kepulangan.
Untuk mendukung kelancaran seluruh kegiatan tersebut, KBIHU Ar-Roudhoh menyusun jadwal secara sistematis sebagai pedoman bersama. Melalui agenda yang terstruktur, jamaah dapat mengetahui tahapan kegiatan yang akan dijalani setiap hari sehingga lebih siap dalam mengatur waktu, menjaga kesehatan, serta mempersiapkan kebutuhan perjalanan.
“Rundown yang disusun mencakup pelaksanaan Nafar Awal, Tawaf Ifadah dan Sa’i, masa istirahat, pendampingan ibadah bagi jamaah lansia dan risiko tinggi, city tour ke Thaif, umrah sunnah, tasyakuran dan wisuda haji, hingga pelaksanaan Tawaf Wada’ sebelum keberangkatan menuju Indonesia,” terangnya.
Pengurus KBIHU Ar-Roudhoh menilai perencanaan yang matang menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan perjalanan ibadah haji. Dengan informasi jadwal yang jelas, jamaah dapat menjalankan setiap rangkaian kegiatan secara lebih tenang tanpa kebingungan terkait agenda yang akan dilaksanakan.
Perhatian khusus juga diberikan kepada jamaah lansia, jamaah risiko tinggi, serta pengguna kursi roda. Pendampingan intensif disiapkan untuk membantu mobilitas dan memastikan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah sesuai kondisi masing-masing dengan aman dan nyaman.
Selain aspek teknis perjalanan, KBIHU Ar-Roudhoh juga tetap memberikan pembinaan spiritual kepada jamaah melalui kegiatan doa bersama, tausiyah, muhasabah, tasyakuran, dan wisuda haji. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai ibadah yang telah dijalani selama berada di Tanah Suci.
“Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, jamaah diperkirakan tiba di GOR Ki Mageti Magetan pada Ahad (7/6/2026) sekitar pukul 01.00 WIB sebelum kembali ke rumah masing-masing dan berkumpul bersama keluarga,” pungkasnya. [fiq/aje]






