Gresik (beritajatim.com) – Jalan Raya Pantura Manyar Gresik kembali menelan korban. Kali ini dialami Sakinatul Mutif (44) yang berprofesi sebagai guru. Warga asal Kecamatan Ujungpangkah itu, meregang nyawa usai terlindas truk di depan anaknya sendiri, yakni Adya Pramesti Regita (18).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Iptu Tita Puspita Agustina menuturkan, awal mula kecelakaan terjadi saat korban dibonceng anaknya mengendarai sepeda motor Honda Scoopy W 5205 ET.
Motor yang dikendarai tersebut, melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang. Setibanya di lokasi kejadian, Adya Pramesti anak korban yang berstatus mahasiswi itu berniat mendahului truck tronton W 9286 UM yang dikemudikan Davis Floriza (44) warga Merakurak, Kabupaten Tuban.
“Sepeda motor yang dikendarai korban W 5205 ET bermaksud mendahului dari sebelah kanan kendaraan truck tronton. Namun, saat mendahului mengambil haluan terlalu dekat sehingga membentur bodi samping truck tronton,” tuturnya, Senin (8/01/2024).
Perwira pertama Polri itu menambahkan, saat kejadian korban (Sakinatul Mutif) terjatuh dan masuk kolong truk tronton. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlindas ban kendaraan truk tronton tersebut. “Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina untuk keperluan visum et repertum,” imbuhnya.
Terkait dengan kejadian ini lanjut Tita, dirinya juga mengimbau pengguna jalan agar lebih mengutamakan keselamatan dalam berlalulintas. “Pengendara roda dua saya menghimbau tetap berhati-hati serta memperhatikan peraturan lalu lintas,” pungkasnya. [dny/kun]






