Sidoarjo (beritajatim.com) – Kondisi jalan akses menuju Pasar Porong Baru yang rusak dan berlubang menjadi perhatian khusus bagi para juru parkir (jukir) di lokasi pasar.
Merasa prihatin dan sering mendapatkan keluhan dari para pedagang serta pengunjung yang kesulitan melintas, para jukir ini akhirnya bertindak cepat dengan melakukan perbaikan jalan secara swadaya.
Kegiatan perbaikan jalan ini dilakukan tanpa menunggu bantuan dari pemerintah. Para jukir bergotong- royong untuk membeli tanah urug dan material aspal seadanya. Mereka kemudian bekerja bahu-membahu menambal jalan yang berlubang dan meratakan permukaan jalan yang tidak rata.
Koordinator jukir Pasar Porong Baru Miftahuddin mengungkapkan bahwa keputusan untuk memperbaiki jalan ini diambil karena kondisi jalan yang semakin memburuk. Hal ini sangat mengganggu aktivitas keluar masuk kendaraan bongkar muat di area pasar.
“Kami sering mendapat keluhan dari pedagang terkait rusaknya jalan diarea pasar, bahkan seringkali bentor atau becak yang memuat dagangan sering jatuh. Daripada menunggu lama, kami urug sendiri pakai material seadanya. Yang penting jalan bisa dilalui dengan aman dan lancar,” ujarnya Selasa (7/4/2026).
Cak mif, sapaan akrab Miftahuddin menambahkan, pihaknya akan terus berusaha melakukan perbaikan jalan dengan secara bertahap, hal ini dikarenakan keterbatasan biaya.
“Meski belum bisa maksimal, kita jukir pasar Porong akan memperbaiki jalan secara bertahap, mengingat rusaknya jalan pasar ini hampir menyeluruh,” tambahnya.
Sementara itu, Ahmad Rozin salah satu pengunjung yang setiap hari datang ke pasar porong mengapresiasi langkah yang diambil oleh para jukir tersebut. Pihaknya berharap perbaikan sementara ini bisa membantu melancarkan arus lalu lintas dan memberi kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung pasar.
“Meski perbaikan ini hanya bersifat sementara, kami berterima kasih kepada teman-teman jukir. Aksi swadaya ini menjadi bukti kepedulian jukir terhadap fasilitas umum demi kelancaran bersama. Namun saya juga berharap agar pihak terkait dapat segera turun tangan melakukan perbaikan permanen agar jalan tersebut lebih awet dan nyaman digunakan,” terang Ahmad Rozin. (isa/aje)






