Gresik (beritajatim.com) – Jalan Daendels atau Jalur Pantura Gresik rawan terjadi kemacetan saat arus mudik Lebaran 2023. Ini lantaran jalan tersebut sedang ada perbaikan dan pelebaran.
Ada banyak tumpukan material proyek serta sejumlah alat berat di sepanjang jalan. Kondisi ini membuat pengguna jalan tidak nyaman.
Jalan Daendels Pantura Gresik itu bakal menjadi simpul kemacetan arus mudik Lebaran. Ini karena para pekerja proyek pelebaran jalan itu masih melakukan pemadatan konstruksi jalan.
Imbas adanya pelebaran jalan itu, kendaraan yang melintas harus bergiliran karena tingginya volume kendaraan yang melintas.
Puncak kemacetan terjadi pada pagi hari dan sore hari. Pasalnya, di jam tersebut volume kendaraan juga meningkat. Ditambah rendahnya kesadaran berlalu lintas. Sehingga, terjadi saling serobot antar pengguna jalan.
Baca Juga:
Ratusan Rumah Ibadah dan Ponpes di Gresik Digelontor Bantuan
Selain menimbulkan kemacetan, jalan yang diperbaiki itu juga menimbulkan debu. Hal ini karena tidak ada pembasahan jalan.
“Kalau bisa pemerintah mengkebut perbaikan jalan itu. Sehingga, pada saat arus mudik mendatang tidak menjadi penyebab kemacetan,” ujar M.Aziz (45) warga Manyar Gresik, Senin (10/4/2023).
Menurutnya aktivitas pekerjaan proyek seharusnya ditingkatkan hingga malam hari. Sehingga, persoalan kemacetan segera teratasi.
Hal senada juga dikemukakan oleh Fitri (25) karyawati swasta asal Bungah, Gresik. Dirinya berharap proyek pelebaran jalan tersebut dipercepat pengerjaannya supaya kemacetannya tidak semakin parah.
Baca Juga:
Polres Gresik Siapkan Pengamanan Mudik Lebaran
“Pakai motor saja masih terjebak macet apalagi pengendara roda empat. Kalau melintas harus sabar,” ungkapnya.
Seperti diketahui, proyek pelebaran Jalan Manyar Gresik telah dimulai sejak akhir bulan Maret 2023. Diprediksi proyek tersebut tuntas bulan Agustus 2023. Dimana, ada empat lajur yang nantinya dilalui oleh pengguna jalan sehingga meminimalisir kemacetan. [dny/beq]






