Pasuruan (beritajatim.com) – Arus lalu lintas di pusat perkotaan Bangil mengalami hambatan serius akibat munculnya sejumlah lubang jalan yang cukup dalam di depan Hotel Al Hambrah.
Kondisi ini memaksa para pengendara mengurangi kecepatan secara drastis hingga menimbulkan antrean kendaraan yang mengular dari kedua arah.
Satlantas Polres Pasuruan segera menerjunkan personel untuk mengatur sirkulasi kendaraan guna menghindari terjadinya kecelakaan beruntun di titik kerusakan tersebut. Petugas juga memberikan tanda peringatan di sekitar lubang agar para pengguna jalan dapat mengantisipasi bahaya dari jarak jauh.
“Kegiatan pengaturan ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat pengendara menghindari jalan berlubang secara mendadak,” ujar Kanit Kamsel Satlantas Polres Pasuruan, Aipda Arifian Miftahul Firdaus.
Selain penjagaan fisik, aparat kepolisian mengambil langkah inisiatif dengan melakukan penambalan sementara menggunakan material seadanya di lokasi kejadian. Tindakan darurat ini diambil sebagai solusi jangka pendek demi menjamin keselamatan warga yang melintas sebelum perbaikan permanen dilakukan.
Pihak kepolisian juga telah menjalin komunikasi intensif dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk segera mengirimkan tim teknis ke lapangan. Koordinasi tersebut membuahkan kesepakatan bahwa pengaspalan ulang akan segera dilaksanakan guna menutup lubang-lubang yang menganga.
“Malam ini akan dilakukan pengaspalan setinggi 50 cm untuk menutup lubang agar jalan kembali rata dan aman dilalui,” jelas Aipda Arifian menyampaikan hasil koordinasi dengan Satker PJN.
Penyebab utama kerusakan aspal di kawasan tersebut disinyalir karena buruknya sistem drainase yang mengakibatkan air sering menggenang saat hujan turun. Oleh karena itu, tahap perbaikan selanjutnya akan difokuskan pada pembenahan gorong-gorong di sisi kanan dan kiri jalan raya tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses pengerjaan konstruksi berlangsung di jalur utama Bangil. Keselamatan berkendara menjadi prioritas utama, sehingga pengguna jalan diminta tidak saling mendahului di area yang sedang diperbaiki. (ada/ted)






