Surabaya (beritajatim.com) – Nama Jairo Jocquim Riedewald kembali mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia setelah dikabarkan menjadi salah satu pemain diaspora yang diproyeksikan memperkuat Tim Nasional Indonesia.
Pemain serba bisa ini saat ini bermain untuk Royal Antwerp salah satu klub papan atas di Liga Belgia, setelah sebelumnya 7 tahun membela Crystal Palace di Liga Inggris.
Riedewald bergabung dengan Royal Antwerp pada awal musim 2024/2025. Kepindahan ini menjadi langkah besar bagi Riedewald untuk mendapatkan waktu bermain lebih konsisten.
Di Antwerp, ia dipercaya mengisi peran penting baik sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan, berkat fleksibilitasnya di berbagai posisi.
Riedewald dikenal memiliki kemampuan dalam membaca permainan dan penguasaan bola yang tenang.
Penampilannya yang konsisten membuatnya masuk dalam radar pelatih Patrick Kluivert, yang kini membangun Timnas Indonesia dengan filosofi menyerang.
Kluivert mengungkapkan bahwa ia sudah berbincang dengan Jairo terkait peluang bergabung dengan skuad Garuda.
“Ada Jairo Riedewald, saya sudah berbincang,” ungkap Kluivert di Jakarta.
Meski belum ada keputusan resmi, peran diaspora dalam rencana Kluivert tampaknya menjadi elemen penting dalam membangun tim yang solid.
Dengan usia 28 tahun, Jairo Riedewald berada di puncak kariernya sebagai pesepak bola. Pengalaman bermain di Eropa, baik di Belanda, Inggris, maupun Belgia, menjadikannya aset berharga bagi Timnas Indonesia.
Jika naturalisasi berjalan lancar, Riedewald diharapkan dapat memperkuat lini tengah atau belakang skuad Garuda, sekaligus membawa stabilitas dan pengalaman yang sangat dibutuhkan. [asg/but]






