Bojonegoro (beritajatim.com) – Dampak kecelakaan kereta api Brantas relasi Pasar Senen – Blitar dengan truck trailer di Jembatan Jalan Madukoro jalur Stasiun Jarakah – Semarang Poncol menyebabkan sejumlah jadwal kedatangan maupun keberangkatan kereta api yang lain terganggu.
Termasuk salah satunya Kereta Api (KA) Kertajaya jurusan Jakarta – Surabaya. Jadwal kedatangan KA Kertajaya diperkirakan akan mengalami keterlambatan hingga 80 menit di Stasiun Bojonegoro. Sesuai jadwal, KA Kertajaya itu seharusnya tiba di Stasiun Bojonegoro pada pukul 23.33 WIB.
“Kemungkinan KA terlambat yang dari arah barat (Jakarta). Untuk sementara ini KA Kertajaya dari arah barat lambat 80 menit dari jadwal,” ujar Kepala Stasiun Bojonegoro, Totok Kushendarto, Selasa (18/07/2023).
Untuk diketahui, jadwal keberangkatan KA Kertajaya dilansir dari web resmi PT KAI, kereta penumpang tersebut dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta sekitar pukul 14.10 WIB, dan tiba di Stasiun Bojonegoro sekitar pukul 23.47 WIB.
Baca Juga: Kesaksian Penyelamat Masinis dan Penumpang KA Brantas Tujuan Blitar yang Terbakar
Namun dengan adanya insiden tersebut, kereta dengan tujuan akhir Stasiun Pasar Turi, Surabaya itu mengalami keterlambatan sekitar 80 menit.
Atas insiden tersebut, pihak KAI juga meminta maaf atas gangguan operasional di lintas Jarakah – Semarang Poncol (1+523). Hal itu mengakibatkan jalur hulu dan hilir pada petak jalan Jarakah-Semarang Poncol terhalang dan akan mengakibatkan keterlambatan perjalanan beberapa KA.
Sesuai pesan dari Kepala Stasiun Bojonegoro Totok yang dikirim kepada Jurnalis beritajatim.com disebutkan, saat ini unit terkait sedang melakukan sterilisasi jalur KA agar dapat kembali dilalui perjalanan KA. [lus/ted]






