Malang (beritajatim.com) – Kota Malang menjadi tuan rumah dua turnamen bulu tangkis internasional, Indonesia International Challenge dan Indonesia Masters Super 100. Dua turnamen tingkat dunia ini digelar mulai 11 hingga 23 Oktober 2022 di GOR Platinum Araya.
Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan kesuksesan turnamen internasional ini menjadi suntikan moril pasla-tragedi Kanjuruhan yang lukanya dirasakan masyarakat luas. Hal itu diungkapkan saat gala dinner yang diikuti para pemain, ofisial, perangkat pertandingan dan panitia Indonesia International Challenge dan Indonesia Masters Super 100, Minggu (16/10/2022).
“Kota Malang punya beberapa venue yang representatif, baik yang dikelola swasta, kampus maupun pemerintah. Animo penonton juga luar biasa, terbukti kemarin juga tiket indonesia challenge habis beberapa hari sebelum final,” ujar Sutiaji.
Ketua Panpel Turnamen, Arman Darmadji mengungkapkan, keluarga besar bulu tangkis turut berduka cita atas apa yang terjadi di Kanjuruhan beberapa waktu lalu.
“Dari lokasi yang hanya berjarak dua puluh kilometer (dari lokasi tragedi), kami turut mendoakan semua korban. Mari kita tunjukkan bahwa olahraga siap bangkit di kota indah ini,” kata Arman.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Malang”]
Dalam gelaran Indonesia Challenge yang baru saja usai pada 16 Oktober 2022, tiga wakil Indonesia yang lolos ke laga final mampu menyapu bersih kemenangan dan menjadikan Indonesia juara umum pada event kali ini.
Ketiga wakil Indonesia tersebut adalah Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja pada ganda campuran, Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari pada ganda putri, serta Pramudya Kusumawardana/Rahmat Hidayat pada ganda putra.
Adapun turnamen Indonesia Masters Super 100 akan mulai digelar tanggal 18 Oktober 2022 dan akan kembali diikuti oleh para pebulutangkis dari berbagai negara. [luc/beq]






