Surabaya (beritajatim.com) – Serial layangan putus tengah jadi sorotan banyak pecinta film di Indonesia. Ceritanya yang menguras emosi menjadi salah satu daya terik tersendiri.
Ditambah para bintang yang memerani serial ini memang tidak main-main. Reza Rahadian bersama Putri Marino, dan Anya Geraldine benar-benar membuat para penonton terbawa pada arus cerita.
Putri Marino menjadi salah satu pemain yang menyita perhatian. Perannya sebagai Kinan, istri yang diselingkuhi oleh sang suami rupanya mendapat banyak pujian.
Emosi dan pendalamannya yang luar biasa seolah benar-benar menggambarkan sakitnya diduakan. Wanita berusia 28 tahun tersebut bahkan menduduki trending di Twitter setelah episode 6 tayang.
Nyatanya, ibu muda berdarah Bali dan Italia bukanlah sosok baru pada industri film Indonesia. Deretan film di bawah ini menjadi bukti bahwa akting Putri Marino memang tak perlu diragukan lagi.
1. Posesif (2017)
Beradu akting dengan Adipati Dolken, film ini menjadi debut pertama Putri Marino dilayar lebar. Film ini mengisahkan sepasang siswa SMA yang jatuh cinta, Lala dan Yudhis.
Sayangnya Yudhis memiliki sikap posesif cenderung abusive yang membuat hubungannya dengan Lala jadi tidak sehat. Dalam film ini pun Putri mampu menyalurkan emosinya dengan baik dan mampu membuat penontom ikut terbawa perasaan pada hubungan mereka yang toksik.
2. Jelita Sejuba : Mencintai Kesatria Negara (2018)
Dalam film ini Putri Marino berperan sebagai perempuan asal Natuna bernama Sharifah. Ia dikisahkan memiliki hubungan dengan Jaka yang diperankan oleh Wafda Saifan.
Mereka pun memutuskan untuk menikah, artinya Sharifah harus siap menjadi istri dari seorang tentara. Dengan sabar ia menanti kepulangan sang suami yang sedang bertugas.
3. Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta (2018)
Film sejarah yang mengisahkan Sultan Agung Hanyakrakusuma, raja ketiga dari kerajaan Mataram ini menjadi film yang berbeda bagi Putri Marino. Ia sendiri berperan sebagai Lembayung muda.
Wanita desa yang emosional dan pernah menjadi tambatan hati Sultan Agung. Untuk mendalami perannya, Putri harus mempelajari tradisi dan budaya Jawa Kuno selama satu setengah bulan.
4. Terimakasih Cinta (2018)
Merupakan adaptasi dari novel “728 Hari” karya Djono W Oesman, film ini ternyata didasari oleh kisah nyata pada tahun 2014. Dengan genre drama keluarga, film ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Eva yang harus berjuang melawan penyakit Lupus. Putri Marino pun mampu memerankan sosok Eva dengan apik dan mampu menguras air mata penonton.
5. Losmen Bu Broto (2021)
Film terbaru Putri Marino ini juga merupakan hasil adaptasi dari serial Losmen yang tayang disalah satu stasiun TV pada 1980-an. Kisahnya sederhana, tentang keseharian Pak Broto dan Bu Broto yang mengelola sebuah losmen keluarga dengan ketiga anaknya.
Dalam film ini, Putri Marino berpoeran sebagai Mbak Pur, salah satu anak dari Pak Broto dan Bu Broto. [mnd/tur]






