Malang (beritajatim.com) – Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) menggelar acara bertajuk Seminar Nasional Metaverse: Peluang dan Tantangan Pendidikan Tinggi di Era Industri 5 di Auditorium Kampus 1 ITN Malang. Seminar tersebut diselenggarakan dalam serangkaian Dies Natalis yang ke-53 ITN Malang.
Rektor ITN Malang Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE dalam sambutannya menuturkan jika melalui kegiatan ini diharapkan mendapat informasi dari hasil inovasi riset para peneliti untuk mendukung pembangunan nasional. “Melalui Seminar Nasional Metaverse ini, kita akan mendapatkan informasi hasil inovasi riset terbaru dari peneliti untuk mendukung pembangunan nasional,” terang Rektor dalam sambutannya, Rabu (13/07/2022).
Rektor ITN Malang memandang jika dalam pembahasan Metaverse penting untuk dilakukan demi menyiapkan Sumber Daya Manusia berkualitas.
“Pembahasan tentang Metaverse sangat penting untuk menyiapkan SDM yang berkualitas. Teknologi kini sudah menghadapi tren baru di dunia internet of things (IoT) yaitu melalui Metaverse,” ungkap Prof Abraham Lomi.
Melalui teknologi baru tersebut, Prof Abraham memandang bahwa pengguna akan terbawa untuk mendapatkan pengalaman tiga dimensi dalam bentuk platform digital. Pemanfaatan teknologi ini dinilai akan berpengaruh pada semua bidang.
“Pengalaman nyata dalam bentuk digital ini dapat dimanfaatkan secara positif di semua bidang. Teknologi Metaverse bisa dimanfaatkan oleh pelaku industri untuk memperkenalkan produknya sehingga calon konsumen memperoleh gambaran nyata terhadap produk yang ditawarkannya” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-malang”]
Turut hadir dalam seminar tersebut Kepala Pusat Riset AI dan Keamanan Siber BRIN, Dr. Eng. Anto Satryo Nugroho, B. Eng., M. Eng. dan Wakil Ketua MPR RI Dr. Ahmad Basarah, SH., MH. Setelah pemaparan dari narasumber di Seminar Nasional Metaverse ITN Malang, akan dilanjutkan dengan pemaparan makalah dari presenter.
Total ada 162 presenter yang akan melakukan presentasi papernya di hadapan peserta. Para presenter tersebut berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mereka mengirim naskah makalah untuk dipresentasikan dalam sesi Call for Paper yaitu Semsina 2022 dan Seniati 2022. [dan/but]






