Surabaya (beritajatim.com) – Mainan seperti boneka, figur kartun, dan lainnya identik dengan anak-anak.
Namun orang dewasa juga bisa memiliki keterkaitan pada mainan anak. Fenomena ini disebut dengan istilah ‘Kidult’.
Kidult adalah orang dewasa yang berminat atau mengkonsumi media yang secara tradisional identik dengan permainan anak-anak. Kidult juga bisa diartikan seseorang yang berperilaku seperti anak-anak, terutama berkaitan dengan referensi kesukaannya.
Kidul biasa terjadi pada seseorang yang masa kecilnya tidak bisa menikmati permainan anak-anak. Masyarakat biasanya menyebutnya sebagai “masa kecil kurang bahagia”.
Tenang saja, Kidult adalah fenomena yang normal terjadi selagi masih di tahap yang wajar dan tidak menimbulkan obsesi. Bahkan kidult juga berperan penting dalam keberlangsungan industri mainan anak.
Melansir Washington post, ada dua hal yang membuat industri mainan tetap bertahan saat ini, yaitu inflasi dan kelompok konsumen yang dikenal sebagai ‘kidults’.
Menurut data new product development (NPD), Anak-anak berkontribusi atas seperempat dari semua penjualan mainan setiap tahun, senilai sekitar $9 miliar. Namun jumlah ini masih kalah apabila dibandingkan dengan Kidult.
Dalam beberapa tahun terakhir, produsen mainan seperti Mattel telah menciptakan lini produk hanya untuk target konsumen kidult. Salah satunya yang cukup terkenal adalah produksi mainan boneka merchandise Star Wars Disney yang menggambarkan karakter Baby Yoda, yang pembeli utamanya adalah orang dewasa.
Kidult didefinisikan NPD sebagai seseorang yang berusia 12 tahun ke atas. Mereka terus berkontribusi pada industri mainan selama bertahun-tahun. Angka ini meningkat setelah pandemi, yang menghasilkan keuntungan dari tahun ke tahun meskipun ada perbandingan yang sulit.
Alokasi Konsumsi Kidult
Kidults cenderung lebih banyak membelanjakan uang mereka untuk mainan yang berhubungan dengan kartun, pahlawan super, dan barang koleksi yang mengingatkan pada masa kecil mereka.
Mereka membeli barang merchandise seperti figur aksi, set Lego, dan boneka yang biasanya dianggap “untuk anak-anak”.
Namun menariknya, dalam beberapa tahun terakhir, produsen mainan telah menciptakan lini produk hanya untuk konsumen Kidult. Hal ini karena permintaan pasar yang tinggi untuk orang dewasa yang masih ingin “bersenang-senang”. (Kai/ian)






